Pengembangan Modul Biologi SMA Berbasis Potensi Lokal: Keanekaragaman Phanerogamae di Laboratorium Pertanian Terpadu Jagan Sukoharjo
DOI:
https://doi.org/10.32502/didaktikabiologi.v9i2.742Keywords:
modul pembelajaran, phanerogamae, potensi lokalAbstract
Salah satu tantangan utama dalam pembelajaran adalah pemilihan materi ajar yang tepat agar siswa mencapai kompetensi yang diharapkan. Kurikulum hanya mencantumkan materi pokok secara garis besar, sehingga guru bertanggung jawab menyusun bahan ajar yang lebih lengkap dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi kelayakan modul biologi SMA berbasis potensi lokal keanekaragaman Phanerogamae di Laboratorium Pertanian Terpadu Jagan, Sukoharjo, bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Pengembangan modul menggunakan metode R&D mengikuti model Borg & Gall yang telah disesuaikan menjadi tujuh tahapan: riset awal, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba, revisi, uji lapangan terbatas, dan revisi akhir. Penelitian ini berlangsung dari Januari hingga Maret 2025. Hasil validasi untuk uji kelayakan dari ahli materi sebesar 94,48%, ahli modul 93,98%, dan uji validasi kepraktisan dari guru sebesar 89,76%. Uji validasi kepraktisan pada guru merupakan tahap validasi kepraktisan awal untuk memastikan modul telah sesuai secara substansi dan pedagogis sebelum diimplementasikan lebih luas pada peserta didik dalam penelitian tahap berikutnya. Dengan demikian, secara keseluruhan modul dinyatakan sangat layak untuk digunakan. Modul Phanerogamae yang telah layak diharapkan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran biologi di SMA untuk mendorong kemandirian siswa dan memperkuat pemahaman ekologi.
References
Aditia, M. T., & Muspiroh, N. (2013). Pengembangan modul pembelajaran berbasis sains, lingkungan, teknologi, masyarakat dan Islam (Salingtemasis) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada konsep ekosistem kelas X di SMA NU (Nadhatul Ulama) Lemahabang Kabupaten Cirebon. Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains, 2(2), 127-148. http://dx.doi.org/10.24235/sc.educatia.v2i2.478
Aji, K., Suherman, A., Kurniawan, F., & Achmad, I. Z. (2023). Literature review: The relationship between Merdeka Curriculum and student learning achievement. Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ), 4(1), 17-30. https://doi.org/10.55081/jpj.v4i1.732
Akbar, S. A., Sigit, D. V., & Komala, R. (2024). Improve Concept Understanding and Identifiability Using E-Modul Interactif Microalga. Jurnal Edutech Undiksha, 12(1), 101-111. https://doi.org/10.23887/jeu.v12i1.68147
Alberida, H., & Handayani, D. (2020). Pengembangan Asesmen Kemampuan Berpikir Kritis Materi Sistem Sirkulasi untuk Siswa SMA Kelas XI. Simbiosa, 9 (1), 39-51.. https://doi.org/10.33373/sim-bio.v9i1.2423
Amrina, Z., & Arifin, S. (2020). Development of Mathematics Learning Module Based on a Synthific Approach To Fraction Materials for Iv Grade Students of Sd Negeri 38 Kuranji Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika Berbasis Pendekatan Saintifik Pada Materi Pecahan Untuk Siswa Kelas Iv. Jurnal CERDAS Proklamator, 8(1), 1-9. https://doi.org/10.37301/jcp.v8i1.52
Anggraini, A., & Sukardi, S. (2015). Pengembangan modul prakarya dan kewirausahaan materi pengolahan berbasis product oriented bagi peserta didik SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 5(3), 287-296.. https://doi.org/10.21831/jpv.v5i3.6484
Anjarukmi, N., Sulistyarsi, A., & Pujiati, P. (2018, December). Penyusunan modul bioteknologi lingkungan berbasis riset dengan tema biodegradasi pewarna nafthol sebagai bahan ajar biologi kelas XII SMA. Prosiding Seminar Nasional SIMBIOSIS, 3, 1–7.
Arpan, P., Aunurrahman, A., & Fadillah, F. (2018). The Development of Science Learning Module with Problem Solving Method. Journal of Education, Teaching and Learning, 3(2), 195-205. https://dx.doi.org/10.26737/jetl.v3i2.747
Darnella, R., Syarifah, S., & Afriansyah, D. (2020). Penerapan Metode Concept Mapping (Peta Konsep) dan Pengaruhnya terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Sistem Gerak di MAN 1 Palembang. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains, 9(1), 73-86.. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v9i1.5579
Departemen Pendidikan Nasional (2008). Penulisan Modul. Jakarta: Direktorat Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional.
Dewi, P. Y. A., & Primayana, K. H. (2019). Effect of learning module with setting contextual teaching and learning to increase the understanding of concepts. International Journal of Education and Learning, 1(1), 19-26. https://doi.org/10.31763/ijele.v1i1.26
Dewi, N. N. E., Santoso, H., & Lepiyanto, A. (2020). Pengembangan modul biologi metode POE (Predict, Observe, Explain) disertai nilai karakter materi sistem respirasi. Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi, 12(2), 211-217. https://doi.org/10.25134/quagga.v12i2.2898
Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2017). Deep learning: Engage the world change the world. Corwin Press.
Gustinasari, M., Lufri, L., & Ardi, A. (2017). Development of Module Learning Based on Concept with Exampel on Cell Material for Students SMA. Bioeducation Journal, 1(1), 61-74.https://doi.org/10.24036/bioedu.v1i1.29
Hadad, N., Istikhori, H., Sirojudin, M. J., Kusban, H., & Supandi, H. (2025). Problem Kurangnya Bahan Ajar/Literatur Pendidikan Bagi Peserta Didik. Journal of Islamic Religious Education, 1(3), 132-137. https://doi.org/10.70248/joire.v1i3.2827
Hadianto, A. (2020, March). Meta analysis the use of e-modules based on research based learning models. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1481, No. 1, p. 012067). IOP Publishing. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1481/1/012067
Haka, N. B., Majid, E., & Pahrudin, A. (2021). Pengembangan e-modul android berbasis metakognisi sebagai media pembelajaran biologi kelas XII SMA/MA. Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains Dan Matematika, 9(1), 71-83. https://doi.org/10.23971/eds.v9i1.2155
Hartini, S. (2017). Pengembangan LKS dengan model inquiry discovery learning (IDL) untuk melatihkan keterampilan proses sains pada pokok bahasan listrik dinamis. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika.https://doi.org/10.20527/bipf.v5i1.2815
Irdawati, I., Chatri, M., Wulansari, K., Razak, A., & Fajrina, S. (2023). Development of stem-based biology e-module to improve student learning outcomes. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(8), 6694-6700. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i8.4737
Kamuihkar, N., Silalahi, M., & Mamangkey, J. (2023). Pengembangan Modul Pembelajaran Berpikir Kritis pada Materi Khusus Keanekaragaman Hayati Kelas X IPA SMA 1 Cawang Baru. Indigenous Biologi: Jurnal Pendidikan dan Sains Biologi, 6(1), 1-7.https://doi.org/10.33323/indigenous.v6i1.361
Kartika, A. D., Zubaidah, S., & Kuswantoro, H. (2020). Pengembangan modul biologi berbasis problem based learning siswa SMK pertanian pada materi pewarisan sifat (Doctoral dissertation, State University of Malang).
Keiler, L. S. (2018). Teachers’ roles and identities in student-centered classrooms. International journal of STEM education, 5, 1-20. https://doi.org/10.1186/s40594-018-0131-6
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen pada kurikulum merdeka. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Khabibah, E. N., Masykuri, M., & Maridi, M. (2017). The effectiveness of module based on discovery learning to increase generic science skills. Journal of Education and Learning (EduLearn), 11(2), 146-153.. https://doi.org/10.11591/edulearn.v11i2.6076
King, D., & Henderson, S. (2018). Context-based learning in the middle years: achieving resonance between the real-world field and environmental science concepts. International Journal of science education, 40(10), 1221-1238.
Kuloğlu, A., & Karabekmez, V. (2022). The relationship between 21st-century teacher skills and critical thinking skills of classroom teacher. International Journal of Psychology and Educational Studies, 9(1), 91-101. https://doi.org/10.52380/ijpes.2022.9.1.551
Latifa, U. N. (2021). Pengembangan modul biologi berbasis penelitian fitoplankton di waduk mulur sukoharjo. Journal of Biology Learning, 3(1), 1. https://doi.org/10.32585/jbl.v3i1.1239
Maglinte, L., & Coronica, L. (2023). Effectiveness of constructivist e-learning module in General Biology. Sapienza: International Journal of Interdisciplinary Studies, 4(4), e23056-e23056. https://doi.org/10.51798/sijis.v4i4.704
Marlina, M., Syafi'i, W., & Suwondo, S. (2025). Validity and practicality of ecosystem e-modules integrated with local wisdom to improve students' SCA and critical thinking skills. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 11(2), 728-741. https://doi.org/10.22219/jpbi.v11i2.40353
Mumpuni, K. E., Susilo, H., Rohman, F., & Ramli, M. (2022). Designing a module for learning plant biodiversity: An effort for conservation of local wisdom. Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi, 15(1), 85-96.
https://doi.org/10.21009/biosferjpb.22663
Ndari, W., & Mahmudah, F. N. (2023). Implementation of the Merdeka Curriculum and its challenges. European Journal of Education and Pedagogy, 4(3), 111-116. https://doi.org/10.24018/ejedu.2023.4.3.648
Ngangi, C. M. J., Ngangi, J., Moko, E. M., Sumampouw, H. M., Tanor, M. N., Rahardiyan, D., & Rawung, L. D. (2023). Validasi E-Modul Berbasis Penelitian Hematologi Rattus novergicus. Jambura Edu Biosfer Journal, 5(1), 1-7.
https://doi.org/10.34312/jebj.v5i1.17866
Ni’mah, S. N., & Noor, F. M. (2023). Development of Ethnoscience-Based Science Learning Module Oriented Science Process Skills of Students. Journal of Insan Mulia Education, 1(1), 1-10. https://doi.org/10.59923/joinme.v1i1.3
Nugroho, A. A., & Subiyantoro, S. (2017). Pengembangan Modul Sistematika Tumbuhan Tinggi Berbasis Guided Discovery untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Biologi. Bio-Pedagogi, 6(2), 19-24. https://doi.org/10.20961/bio-pedagogi.v6i2.20696
Nugroho, A. A., Hanik, N. R., & Harsono, S. (2017). Pengembangan Modul Biologi Molekuler Berbasis Learning Cycle 7E untuk Mahasiswa Pendidikan Biologi. JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 5(1), 1-7.https://doi.org/10.25273/jems.v5i1.1780
Nugroho, A. A., Wati, W., & Ramli, M. (2021). A Meta Analysis of Inductive Learning-Based Modules to Improve Critical Thinking Skills in Science. Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi, 14(1), 27-34.
Nugroho, E. S. B., Prayitno, B. A., & Maridi, M. (2017). Pengembangan Modul Berbasis React Pada Materi Jamur untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA. Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi, 1(1), 1-10. https://doi.org/10.32502/dikbio.v1i1.957
Prastowo, A. (2012). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press
Puspita, L. (2019). Pengembangan modul berbasis keterampilan proses sains sebagai bahan ajar dalam pembelajaran biologi. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 5(1), 79-88. https://doi.org/10.21831/jipi.v5i1.22530
Rahmawati, R., Lestari, F., & Umam, R. (2019). Analysis of the effectiveness of learning in the use of learning modules against student learning outcomes. Desimal: Jurnal Matematika, 2(3), 233-240. http://dx.doi.org/10.24042/djm.v2i3.4557
Saputra, A., & Advinda, L. (2018). Development of biology learning module nuanced quran in learning material of coordination system for Islamic senior high school students. International Journal of Progressive Sciences and Technologies, 11(1), 55-60.
Sari, R. D. M. (2017). Pengembangan modul pembelajaran berbasis problem based learning pada kd mendeskripsikan bank sentral, sistem pembayaran dan alat pembayaran dalam perekonomian indonesia kelas x iis sman 1 krembung. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 5(3).https://doi.org/10.26740/jupe.v5n3.p
Silaban, A. P. W., & Manalu, K. (2024). Development of a mindmap-based module to improve student learning outcomes in ecosystem biology learning material. BIOINOVED: Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, 6(1), 48–55. https://dx.doi.org/10.20527/bino.v6i1.18666
Suarman, S., Hendripides, H., & Hikmah, N. (2018). Development of innovative teaching materials through scientific approach. Journal of Educational Sciences, 2(2), 14-22. http://dx.doi.org/10.31258/jes.2.2.p.14-22
Sugiharto, B. (2011). Konsepsi guru IPA biologi SMP se-Surakarta tentang hakikat biologi sebagai sains. In Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Environmental, and Learning (Vol. 8, No. 1, pp. 406–411).
Suryani, S. I., & Sandika, B. (2022). Pengembangan e-modul biologi dilengkapi tokoh kartun materi sistem gerak siswa kelas XI MIPA SMA. Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi, 3(1), 21-30. https://doi.org/10.26740/jipb.v3n1.p21-30
Ummah, R., Suarsini, E., & Lestari, S. R. (2020). Pengembangan e-modul berbasis penelitian uji antimikroba pada matakuliah mikrobiologi (Doctoral dissertation, State University of Malang).
Uslan, U., Saleh, M. M., & Linome, B. S. (2023). The Validation of Local Knowledge-Based Module (LKBM) as Character Development Modul for Elementary School Students in Kupang, Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(Special Issue), 619-626. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.6222
Wulandari, W., Widiyaningrum, P., & Setiati, N. (2017). Pengembangan Suplemen Bahan Ajar Biologi Berbasis Riset Identifikasi Bakteri untuk Siswa SMA. Journal of Innovative Science Education, 6(2), 155-161. https://doi.org/10.15294/jise.v6i2.19713
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dewi Safitri, Anwari Adi Nugroho

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




