Shallots in the Yard: Achieving Food Self-Sufficiency in Tanjung Baru Petai Village

Authors

  • Erni Hawayanti Hosiah Universitas Muhammadiyah Palembang image/svg+xml Author
  • Neni Marlina Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia Author
  • Gusmiatun Gusmiatun Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia Author
  • Maria Lusia Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia Author
  • Berliana Palmasari Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia Author
  • Dessy Tri Astuti Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia Author
  • Nico Syahputra Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia Author
  • Railia Karneta Program Studi Agroteknologi, Sekolah Tinggi Pertanian Sriwigama, Palembang, Indonesia Author
  • Joni Phillep Rompas Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Palembang, Palembang, Indonesia Author
  • Haperidah Nunilahwati Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Palembang, Palembang, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.32502/altifani.v5i3.1294

Keywords:

food bar

Abstract

High dependency on seasonal harvests and limited access to quality food are challenges for the agrarian community in Tanjung Baru Petai Village, Ogan Ilir. This community service program aims to overcome these challenges through shallot cultivation in home yards, focusing on the empowerment of the Women Farmers Group (KWT). The method used is a participatory approach which includes socialization, technical training on shallot cultivation in polybags, the application of simple technology (organic compost), and continuous mentoring. Through the training, the community, especially housewives, gained independent cultivation skills on limited land. The program is expected to result in self-sufficient shallot gardens in residents' yards, improve skills, and strengthen household food security. The sustainability of the program is supported by the formation of home-yard farmer groups and the involvement of the village government for the replication and diversification of horticultural crops.

References

Achnopha, Y. (2021). Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Budidaya Sayuran Dengan Sistem Hidroponik Sederhana. Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul), 1(2), 81-88.

Fitriani, N dan Gunawan, H. 2021. Peran Penyuluh Pertanian dalam Mendorong Penerapan Teknologi Pemupukan Ramah Lingkungan. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 17(2), 101–110.

Hasan, S., Aulia, B dan Yudha, T. (2021). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani dalam Ketahanan Pangan di Desa Padaan. Icodev: Indonesian Community Development Journal, 2(1), 35-46.

Hawayanti, E., Aminah, I. S., Syahputra, N., Moelyohadi, Y., Astuti, D. T. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Bawang Merah dengan Polybag di Kelurahan 1 Ilir, Kota Palembang. Altifani Journal: International Journal of Community Engagement, 2(1): 62-67

Hawayanti, E., Sofian, A., Rosmiah, Aminah, I. S., Amir N., Moelyohadi, Y., Fahmi, I. A. (2023). Pemberdayaan Kelompok Tani Melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Kotoran Sapi. Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abditani, 6 (2): 200-203.

Luta, D. A., Sitepu, S. M. B dan Harahap, A. S. (2020). Pemanfaatan Kompos Dalam Pembudidayaan Bawang Merah Pada Pekarangan Rumah Di Desa Tomuan Holbung Kecamatan Bandar Pasir Mandoge. JURNAL PRODIKMAS Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 100-104.

Marlina, N., Rosmiah, R., Aminah, I.S., dan Hawayanti, E. (2020). Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik Hayati di Kampung Talang Jawa Kelurahan Pulo Kerto Kota Palembang. Altifani Journal International Journal of Community Engagement. 1(1):36-39

Syahruddin, A. M dan Astuti, S. (2024). Kontribusi Nilai Ekonomis Lahan Pekarangan Terhadap Ekonomi Rumah Tangga (Studi Kasus Kelompok Wanita Tani). Jurnal Agrososioekonomi dan Penyuluhan.

Downloads

Published

31-12-2025

How to Cite

Shallots in the Yard: Achieving Food Self-Sufficiency in Tanjung Baru Petai Village. (2025). Altifani Journal: International Journal of Community Engagement, 5(3), 308-312. https://doi.org/10.32502/altifani.v5i3.1294