Penguatan Minat Pemuda terhadap Profesi Petani melalui Penyuluhan dan Diskusi Partisipatif di Desa Rejasari, Kabupaten Banyumas

Authors

  • Oktavia Salma Salsabila Pasca Sarjana Universitas Jenderal Soedirman
  • Dindy Darmawati Putri Pasca Sarjana Universitas Jenderal Soedirman

DOI:

https://doi.org/10.32502/suluhabdi.v8i1.2320

Keywords:

minat pemuda, profesi petani, penyuluhan, regenerasi petani, pertanian berkelanjutan

Abstract

Rendahnya minat generasi muda terhadap profesi petani menjadi salah satu tantangan dalam mendukung regenerasi petani dan keberlanjutan pembangunan sektor pertanian. Kondisi tersebut juga ditemukan di Desa Rejasari, Kabupaten Banyumas, di mana sebagian besar pemuda masih memandang profesi petani sebagai pekerjaan yang berat, berisiko tinggi, dan kurang menjanjikan dibandingkan pekerjaan di sektor nonpertanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta membangun persepsi positif pemuda terhadap profesi petani melalui penyuluhan dan diskusi partisipatif. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif yang meliputi tahap identifikasi masalah melalui observasi dan wawancara, perencanaan kegiatan, pelaksanaan penyuluhan, diskusi partisipatif, serta evaluasi melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan refleksi peserta. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan dan diskusi partisipatif mampu meningkatkan pemahaman 15 peserta mengenai pentingnya regenerasi petani, peluang agribisnis modern, serta pemanfaatan teknologi dalam sektor pertanian. Selain itu, terjadi perubahan persepsi yang lebih positif terhadap profesi petani, di mana peserta mulai memandang sektor pertanian sebagai bidang usaha yang memiliki peluang untuk dikembangkan melalui inovasi, kewirausahaan, dan teknologi digital. Kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif peserta dalam menyampaikan ide dan gagasan terkait pengembangan sektor pertanian di tingkat desa. Dengan demikian, penyuluhan dan diskusi partisipatif dapat menjadi salah satu strategi pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam meningkatkan minat pemuda terhadap profesi petani sebagai upaya mendukung regenerasi petani dan pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

References

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T

Anwarudin, O., Sumardjo, S., Satria, A., & Fatchiya, A. (2019). Factors influencing the entrepreneurial capacity of young farmers for farmer succession. International Journal of Innovative Technology and Exploring Engineering, 9(1), 1008–1014.

Badan Pusat Statistik. (2023). Hasil pencacahan lengkap Sensus Pertanian 2023—Tahap I. Badan Pusat Statistik.

Effendy, L., Widyaastuti, N., & Lastri, H. (2022). The millennial farmers’ interest in succeeding the family agriculture for hydroponic application in Garut District, West Java, Indonesia. Universal Journal of Agricultural Research, 10(3), 266–274. https://doi.org/10.13189/ujar.2022.100308

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Statistik pertanian 2023. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Mariyah, M., Mariati, R., & Nugroho, A. E. (2022). Penyusunan kebijakan untuk mendorong motivasi generasi muda berwirausaha di bidang pertanian. Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan, 9(2), 95–103. https://doi.org/10.29244/jkebijakan.v9i2.32810

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Mukti, G. W., Kusumo, R. A. B., & Rochdiani, D. (2022). Pengaruh efikasi diri terhadap perilaku kewirausahaan petani muda hortikultura di sentra agribisnis Provinsi Jawa Barat. Jurnal Penyuluhan, 18(1), 134–143. https://doi.org/10.25015/18202234794

Mutolib, A., Nuraini, C., & Ruslan, J. A. (2022). Bagaimana minat pemuda terhadap sektor pertanian? Sebuah pendekatan multi kasus di Indonesia. Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development, 4(2), 126–134. https://doi.org/10.23960/jsp.Vol4.No2.2022.197

Nurlaela, S., Raya, A. B., & Hariadi, S. S. (2022). Information technology utilization of young educated farmers in agricultural entrepreneurship. Agro Ekonomi, 33(1), 10–20. https://doi.org/10.22146/ae.64524

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.

Sumardjo. (2017). Penyuluhan dan Pengembangan Masyarakat. IPB Press.

Yunandar, D. T., Nuryanti, N., & Parasdya, S. D. (2024). Peningkatan minat generasi petani muda melalui program digitalisasi guna peningkatan kewirausahaan pertanian dan implikasinya terhadap ketahanan wilayah di Bogor, Jawa Barat. Jurnal Ketahanan Nasional, 30(2), 243–257. https://doi.org/10.22146/jkn.94965

Downloads

Published

2026-07-13

How to Cite

Salsabila, O. S., & Putri, D. D. (2026). Penguatan Minat Pemuda terhadap Profesi Petani melalui Penyuluhan dan Diskusi Partisipatif di Desa Rejasari, Kabupaten Banyumas. Suluh Abdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 130–138. https://doi.org/10.32502/suluhabdi.v8i1.2320

Issue

Section

Articles