Prototype Selimut Penghangat Elektrik dengan Sistem Monitoring Berbasis NodeMCU ESP8266
DOI:
https://doi.org/10.32502/jse.v10i2.929Keywords:
Hipotermia, Selimut Penghangat, Suhu Tubuh, NodeMCU, IoTAbstract
Ketika suhu inti tubuh turun di bawah 36°C – 37°C, keadaan darurat medis yang dikenal sebagai hipotermia terjadi. Ini terjadi ketika kehilangan panas melebihi produksi panas. Penanganan hipotermia sering kali melibatkan penggunaan selimut pemanas yang diinfus dengan uap di berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia. Meskipun demikian, instrumen ini dianggap kurang fungsional. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan selimut pemanas elektrik jenis baru yang dapat membantu staf medis dengan sistem pemantauan yang lebih efektif, aman, dan mudah digunakan. Termokopel dan sensor suhu Ds18b20 memungkinkan sistem ini melacak suhu inti dan selimut secara real-time. Unit pemrosesan pusat sistem, mikrokontroler NodeMCU ESP8266, memproses data suhu yang dikumpulkan. Pengaturan suhu selimut secara otomatis dimungkinkan oleh NodeMCU ini, yang mengatur elemen pemanas kawat nichrome melalui modul relay. Lebih lanjut, sistem ini dilengkapi dengan konektivitas Blynk IoT, memungkinkan data suhu dan status operasional dapat diakses dan dimonitor dari jarak jauh melalui aplikasi pada prangkat smartphone. Kemampuan kontrol jarak jauh ini sangat krusial untuk meningkatkan efisiensi kerja tenaga medis dan mempercepat respon terhadap kondisi pasien. Pengujian fungsional dan performa telah dilakukan pada simulasi pasien dengan rentang suhhu hipotermia ringan hingga sedang (31.2°C – 35.1°C). Hasil eksperimen menunjukkan bahwa selimut penghangat elektrik otomatis ini bekerja dengan baik dan mampu meningkatkan suhu tubuh. Dengan demikian, perangkat ini dapat menjadi solusi alternatif yang lebih praktis, efektif, dan aman dalam manajemen hipotermia, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan medis.
References
Artiyasa, M., Nita Rostini, A., Edwinanto, & Anggy Pradifta Junfithrana. (2021). Aplikasi Smart Home Node Mcu Iot Untuk Blynk. Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, 7(1), 1–7. https://doi.org/10.52005/rekayasa.v7i1.59
Asyari, H., Umar, U., & Irawan, A. P. (2019). Desain Prototipe Kompor Listrik Tenaga Surya. Emitor: Jurnal Teknik Elektro, 19(1), 6–9. https://doi.org/10.23917/emitor.v19i1.6997
Collins, S., Budds, M., Raines, C., & Hooper, V. (2019). Risk Factors for Perioperative Hypothermia: A Literature Review. Journal of Perianesthesia Nursing, 34(2), 338–346. https://doi.org/10.1016/j.jopan.2018.06.003
Dharsni, C. (2019). Test Loop Termokopel Tipe K Dengan Kalibrator Jofra. Jurnal Riset Fisika Edukasi Dan Sains, 6(6), 49–53. https://doi.org/10.22202/jrfes.2019.v6i2.3571
Huda, M. B. R., & Kurniawan, W. D. (2022). Analisa Sistem Pengendalian Temperatur Menggunakan Sensor Ds18B20 Berbasis Mikrokontroler Arduino. Jurnal Rekayasa Mesin, 7(2), 18–23. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-rekayasa-mesin/article/view/47897/39982
Kamal, K., Tyas, U. M., Buckhari, A. A., & Pattasang, P. (2023). Implementasi Aplikasi Arduino Ide Pada Mata Kuliah Sistem Digital. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi (TEKNOS), 1(1), 1–10.
Kemenkes RI. (2012). Pedoman Teknis Prasarana Sistem Tata Udara Pada Bangunan Rumah Sakit (Bahasa Indonesia). Kementerian Kesehatan - RI, 1–87.
Muchtar, U. (2021). Pengaruh Selimut Elektrik Terhadap Peningkatan Suhu Tubuh Pasien Post Sectio Caesaria Di Kamar Bedah Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru. Initium Medica Journal, 1(3), 1–8.
Nasution, A. H. M., Indriani, S., Fadhilah, N., Arifin, C., & Tamba, S. P. (2019). Pengontrolan Lampu Jarak Jauh Dengan Nodemcu Menggunakan Blynk. Jurnal TEKINKOM, 2, 93–98.
Nugraha, R., Fajar, A. M., Adriani, & Rahmania. (2023). Perancangan Sistem Pengaman Rumah Bebasis Microcontroller Dengan Media Telegram. Vertex Elektro : Jurnal Teknik Elektro UNISMUH, 15(1), 26–31.
Persada Sembiring, J., Jayadi, A., Putri, N. U., Sari, T. D. R., Sudana, I. W., Darmawan, O. A., Nugroho, F. A., & Ardiantoro, N. F. (2022). Pelatihan Internet of Things (IoT) Bagi Siswa/Siswi SMKN 1 Sukadana, Lampung Timur. Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS), 3(2), 181. https://doi.org/10.33365/jsstcs.v3i2.2021
Pratika, M. T. S., Piarsa, I. N., & Wiranatha, A. A. K. A. C. (2021). Rancang Bangun Wireless Relay dengan Monitoring Daya Listrik Berbasis Internet of Things. Jurnal Ilmiah Teknologi Dan Komputer, 2(3), 515–523.
Pratiwi, N. K. D. T., Raya, N. A. J., & Puspita, L. M. (2021). Manajemen Hipotermia Dalam Keperawatan Perioperatif Pada Pasien Yang Menjalani Pembedahan Abdomen: a Literature Review. Coping: Community of Publishing in Nursing, 9(5), 497. https://doi.org/10.24843/coping.2021.v09.i05.p02
Sabillah, A., & Setyaningsih, E. (2025). Perhitungan Daya Panas Dan Kapasitas Daya Pendingin Udara Ruang Operasi Rumah Sakit X Jakarta. 5, 9790–9805.
Tono, N. W., Rahmadi, A., & Rasyid, M. (2023). Antihypothermi Warmer Bagi Pasien Hypothermi Post Operasi Di Ruang Pemulihan. Jurnal Skala Kesehatan, 14(1), 50–56. https://doi.org/10.31964/jsk.v14i1.383
Tubalawony, S. L., & Siahaya, A. (2023). Pengaruh Anestesi Spinal Terhadap Kejadian Hipotermi Pada Pasien Post Operasi. Jurnal Keperawatan, 15(1), 331–338. http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/Keperawatan
Widiyono, W., Suryani, S., & Setiyajati, A. (2020). Hubungan antara Usia dan Lama Operasi dengan Hipotermi pada Pasien Paska Anestesi Spinal di Instalasi Bedah Sentral. Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah, 3(1), 55. https://doi.org/10.32584/jikmb.v3i1.338
Wulan, A., Sapitri, S., & Fitriani, N. (2022). Hipotermia Menggunakan Selimut Pemanas Elektrik. Jurnal Ilmiah Betrik, 13(01), 66–74.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Farsya Alfitri Nasution, Christin Erniati Panjaitan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








