Penyuluhan Pertanian Presisi Menggunakan Mesin Pencacah Dan Pelatihan Pembuatan Silase Pada Petani Cabai Di Desa Pulau Negara, Kabupaten Ogan Ilir

Penulis

  • Supli Effendi Rahim Program Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Mukhtarudin Muchsiri Program Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Asvic Helida Program Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Erni Hawayanti Program Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Rusmila Program Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Nia Fitria Program Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32502/altifani.v6i1.1610

Kata Kunci:

pertanian presisi, mesin pencacah, silase, pemberdayaan petani, Ogan Ilir

Abstrak

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani cabai di Desa Pulau Negara, Kabupaten Ogan Ilir, dalam menerapkan teknologi pertanian presisi melalui pemanfaatan mesin pencacah bahan organik serta pelatihan pembuatan silase pakan ternak. Permasalahan utama petani di wilayah ini adalah rendahnya efisiensi pengelolaan limbah tanaman dan belum optimalnya pemanfaatan sumber daya lokal. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi alat, pelatihan praktik pembuatan silase, dan pendampingan lapangan. Silase dibuat dari rumput dan sisa tanaman cabai yang dicacah, kemudian dicampur dengan dedak, molase, dan EM4, lalu difermentasi selama dua minggu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dan keterampilan petani: pemahaman tentang pertanian presisi meningkat dari 30% menjadi 85%, keterampilan menggunakan mesin pencacah dari 20% menjadi 90%, dan kemampuan membuat silase dari 15% menjadi 88%. Sebagian besar peserta menunjukkan minat kuat untuk memiliki atau membuat mesin pencacah sendiri. Pelatihan ini juga meningkatkan kesadaran petani terhadap nilai ekonomi limbah pertanian. Kegiatan ini efektif dalam memperkenalkan teknologi tepat guna, mendorong inovasi petani, serta mengintegrasikan sistem pertanian dan peternakan berkelanjutan di tingkat desa.

Referensi

Banuwa, I. S., dan Rauf, A. 2021. Pertanian Presisi: Konsep dan Implementasinya di Indonesia. IPB Press.

Mosher, A. T. 1987. Menggerakkan dan Membangun Pertanian. Yasaguna.

Rahmawati, G., Rahmawati, R., Amir, D., Kurniasih, E., Juhan, N., dan Syarif, J. 2024. Penerapan teknologi mesin chopper otomatis pada pemanfaatan pelepah sawit dan limbah biogas untuk mewujudkan peternakan sapi berbasis green economy. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(4), 5989–5999. https://doi.org/https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i4.4756

Rogers, E. M. 2003. Diffusion of Innovations. Free Press.

Sadarman, S., Prastyo, A. B., Febrina, D., Saleh, E., Fazly, M., Prastyo, A. B., Qomariyah, N., dan Azmi, A. F. M. 2024. Revolutionizing silage production process: Enhancing quality with expired commercial syrup addition in fresh silage made of Napier grass and fine rice bran. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 12(2), 155–171. https://doi.org/https://doi.org/10.23960/jipt.v12i2.p155-171

Yuliati, Y., Santosa, H., dan Lestariningsih, D. 2024. Rancang bangun mesin pencacah (chopper) biomassa hijauan batang sorghum sebagai bahan baku silase pakan ternak ruminansia. Widya Teknik, 23(2). https://doi.org/https://doi.org/10.33508/wt.v23i2.6099

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-01

Cara Mengutip

Rahim, S. E., Muchsiri, M., Helida, A., Hawayanti, E., Rusmila, & Fitria, N. (2026). Penyuluhan Pertanian Presisi Menggunakan Mesin Pencacah Dan Pelatihan Pembuatan Silase Pada Petani Cabai Di Desa Pulau Negara, Kabupaten Ogan Ilir. Altifani Journal: International Journal of Community Engagement, 6(1), 98–102. https://doi.org/10.32502/altifani.v6i1.1610