Capacity Building for Integrated Health Post (Posyandu) Cadres Through Nutritional Status Monitoring Training and Local PMT Processing in Musi Banyuasin
DOI:
https://doi.org/10.32502/altifani.v6i1.1687Keywords:
Posyandu cadres, Anthropometry, Local PMT, Nutritional statusAbstract
One form of community-based health service is Posyandu. Generally, Posyandu cadres are members of the community who do not have a background as medical or health professionals, so in the field, they often face various obstacles and limitations in providing health services. This community service activity was conducted in Musi Banyuasin Regency. A total of 72 Posyandu and nutrition post cadres from nine villages, namely Babat Supat, Babat Ramba Jaya, Sukamaju, Letang, Tri Tunggal, Pangkalan Tungkal, Simpang Tungkal, Mangsang, and Muara Merang villages. The methods used were assessment, material delivery (education), and practice or demonstration. The pre-test and post-test scores showed that this activity succeeded in increasing the knowledge and abilities of Posyandu and nutrition post cadres. Cadres gained a better understanding of using anthropometry and determining the nutritional status of pregnant women, infants, and toddlers. In addition, cadres also better understood and were able to practice preparing balanced nutritious menus for Supplementary Feeding (PMT) at the Posyandu.
References
Astuti, S., Megawati, dan Samson. 2018. Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Bidang Gizi sebagai Bagian dari Upaya Pencegahan Stunting. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 2(1), 10-15. http://journal.ummat.ac.id/index.php/jpmb
Direktorat Bina Gizi. 2012. Buku Panduan Kader Posyandu. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. (2018). Paket Informasi Stunting. Diakses pada 20 Agustus 2025 (http://promkes.kemkes.go.id/paket-informasi-stunting)
Hartanto, A., Bangun, R., dan Suroso, A. 2021. Pentingnya Analisis Situasi dalam Perencanaan Program Pengabdian Masyarakat. JPKM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 15-20. https://jurnal.ugm.ac.id/jpkm
Kementerian Kesehatan RI. 2023. Petunjuk Teknis PemberianMakanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal untuk Balita dan Ibu Hamil. Kemenkes RI. Jakarta.
Kementerian Kesehatan. 2013. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.65 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pelaksanaan dan Pembinaan Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan. 55–60.
Notoatmodjo, S. 2012. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas
Nurainun, F dan Ardiani, E. S. 2015. Gambaran Keterampilan Kader Dalam Pengukuran BB dan TB Berdasarkan Karakteristik Kader di Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Timur Provinsi Aceh Tahun 2015, (C), 5–8. https://doi.org/10.3969/j.issn.1004-4965.2013.03.015
Oktavia, S., Widajanti, L dan Aruben, R. 2017. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Buruk Pada Balita di Kota Semarang Tahun 2017 (Studi di Rumah Pemulihan Gizi Banyumanik Kota Semarang). Jurnal Kesehat. Masy. vol. 5: 2356–3346.
Tiyas, D. W. 2024. Peningkatan Partisipasi Kunjungan Posyandu Balita Melalui Penguatan Dukungan Mitra. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(11), 3052–3056.Darmayanti, N.W.S., dan Zulkarnain, Z. (2018). Pemberian Pengayaan Materi Pelajaran Fisika Untuk Siswa Melalui Kegiatan Bimbingan Belajar di Luar Jam Sekolah di Desa Gontoran, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan. 1(2). 1-4.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Altifani Journal: International Journal of Community Engagement

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












