Revitalisasi Bantaran Sungai sebagai Destinasi Pariwisata Low Budget berbasis Waterfront City di Sungai Deli Medan

Penulis

  • Kharisma Roh Turang Gajah Manik Universitas Negeri Medan
  • Ahmad Zulfikar Universitas Negeri Medan
  • Isak Kelfin Pasaribu Universitas Negeri Medan
  • Adalan Nur Daulay Universitas Negeri Medan
  • Khairun Nadia Universitas Negeri Medan
  • Maulana Al Fathir Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

kota tepian air, revitalisasi, terjangkau

Abstrak

Kawasan Sungai Deli di Kota Medan mempunyai kapasitas yang kuat untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai lokasi wisata low budget berbasis waterfront city. Dengan nilai historis, budaya, dan lokasinya yang strategis, revitalisasi kawasan ini dapat membawa keuntungan ekonomi, sosial serta lingkungan bagi penduduk setempat. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting, potensi pengembangan, serta merancang strategi revitalisasi yang mendukung keberlanjutan.

Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini memanfaatkan data dari observasi, wawancara, dan kajian literatur tentang desain waterfront city yang relevan. Elemen desain seperti aksesibilitas, keberlanjutan, dan fungsi ruang publik menjadi fokus utama untuk menciptakan kawasan inklusif yang ramah anggaran. Hasil akhir yang diharapkan adalah desain kawasan dengan fasilitas seperti area hijau, jalur pejalan kaki, amphitheater, gazebo, toilet dan area komunal di pinggir sungai serta fasilitas pendukung seperti bangku taman, lampu penerang taman serta tempat sampah yang dirancang memanfaatkan sumber daya lokal. Revitalisasi Sungai Deli diharapkan mampu memperbesar daya pikat wisata serta mempertahankan ciri khas budaya daerah serta menciptakan ruang publik yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kota Medan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-03

Cara Mengutip

Gajah Manik, K. R. T., Zulfikar, A., Pasaribu, I. K., Daulay, A. N., Nadia, K., & Al Fathir, M. (2026). Revitalisasi Bantaran Sungai sebagai Destinasi Pariwisata Low Budget berbasis Waterfront City di Sungai Deli Medan. Arsir: Jurnal Arsitektur, 10(AIP), 183–196. Diambil dari https://ojs.um-palembang.ac.id/index.php/arsir/article/view/1480