Penggunaan Arsitektur Terapeutik pada Hunian Vertikal

Studi Kasus: AMN Surabaya

Penulis

  • Aini Maharani Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Yusvika Ratri Harmunisa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Kata Kunci:

arsitektur terapeutik, beasiswa AMN, hunian vertikal, mahasiswa

Abstrak

Perkembangan jumlah penduduk di perkotaan mengalami peningkatan secara signifikan setiap tahun, khususnya di kawasan yang berdekatan dengan pusat pendidikan seperti perguruan tinggi di Surabaya.. AMN Surabaya merupakan fasilitas asrama bagi penerima Beasiswa Sarjana Satu dari seluruh Indonesia. ingkungan asrama mahasiswa nusantara perlu menunjang kenyamanan dan kesehatan mental bagi penghuni. Tetapi karena perbedaan budaya dari sabang hingga Merauke membuat mahasiswa kurang beradaptasi di lingkungan Surabaya. Oleh karena itu, pendekatan arsitektur terapeutik dibutuhkan dalam desain ruang yang mendukung kesehatan psikologis dan fisik, sehingga pendekatan ini cocok untuk mengatasi permasalahan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan prinsip arsitektur terapeutik dalam desain Asrama Mahasiswa Nasional (AMN) di Surabaya sebagai bentuk hunian vertikal bagi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan mengumpulkan data observasi secara langsung maupun analisis dokumen terkait prinsip arsitektur therapeutic. Penelitian ini menghasilkan eksplorasi potensi penerapan prinsip-prinsip arsitektur terapeutik dalam desain hunian mahasiswa, dengan fokus pada kasus AMN Surabaya, serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan desain arsitektur yang lebih humanistik dan responsif terhadap kebutuhan psikologis penghuni.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-11

Cara Mengutip

Maharani, A., & Ratri Harmunisa, Y. (2026). Penggunaan Arsitektur Terapeutik pada Hunian Vertikal: Studi Kasus: AMN Surabaya . Arsir: Jurnal Arsitektur, 10(AIP), 166–182. Diambil dari https://ojs.um-palembang.ac.id/index.php/arsir/article/view/1112