Dampak Taman Terapi terhadap Kondisi Fisiologis dan Psikologis melalui Aktivitas Duduk dan Berjalan

Penulis

  • Cantika Lidyawati Universitas Kristen Satya Wacana
  • Alferd Jansen Sutrisno Universitas Kristen Satya Wacana

Kata Kunci:

Efektivitas, fungsi taman, kesehatan mental, kondisi fisik, vegetasi

Abstrak

Taman terapi merupakan ruang terbuka hijau yang memberikan manfaat fisiologis dan psikologis melalui interaksi manusia dengan alam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh taman terapi terhadap kondisi fisiologis dan psikologis responden serta pengaruh karakteristik visual tanaman terhadap kenyamanan pengguna. Penelitian menggunakan metode mixed methods dengan pendekatan pretest-posttest pada 30 responden. Data fisiologis diukur melalui denyut nadi dan saturasi oksigen (SpO₂), sedangkan data psikologis diperoleh melalui kuesioner skala Likert. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test dan uji Wilcoxon digunakan untuk mengetahui perbedaan kondisi fisiologis dan psikologis responden sebelum dan sesudah perlakuan, sedangkan analisis korelasi bivariat digunakan untuk mengetahui hubungan karakter visual tanaman dengan kondisi psikologis responden. Hasil penelitian menunjukkan taman terapi mampu meningkatkan kenyamanan, ketenangan, relaksasi, suasana hati, serta mengurangi stres responden. Secara fisiologis, terjadi penurunan rata-rata denyut nadi sebesar 10,73 bpm, sedangkan SpO₂ tetap berada pada kategori normal. Karakter visual tanaman yang paling berpengaruh adalah komposisi warna tanaman dibandingkan bentuk dan tinggi vegetasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa taman terapi berpotensi mendukung relaksasi fisiologis dan kenyamanan psikologis serta menjadi dasar rekomendasi re-desain taman melalui penambahan vegetasi peneduh, tanaman aromatik, dan penguatan strata vegetasi.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-07

Cara Mengutip

Lidyawati, C., & Sutrisno, A. J. (2026). Dampak Taman Terapi terhadap Kondisi Fisiologis dan Psikologis melalui Aktivitas Duduk dan Berjalan . Arsir: Jurnal Arsitektur, 10(AIP), 251–273. Diambil dari https://ojs.um-palembang.ac.id/index.php/arsir/article/view/2067