Article in Press
1. Pengukuran Produktivitas Puskesmas Ulu Siau dengan Pendekatan OMAX
Ronaldo Ferdy Ignatius Rottie, Erick Alamsyah Andreas Sumakud
Abstrak
Puskesmas Ulu Siau adalah salah satu fasilitas kesehatan di kepulauan, maka perlu untuk memberikan layanan maksimal untuk pasien dan pengunjung yang ada. Pemberian kinerja yang baik pegawai akan meningkatkan tingkat kepuasan pengunjung terhadap pelayanan Puskesmas. Observasi dan wawancara yang dilakukan dalam penelitian ini menunjukan terdapat 2-3 komplain pengunjung setiap minggu. Persentasi kehadiran pegawai Puskesmas menunjukan data 89% kehadiran dari total 52 pegawai. Komplain pengunjung mengindikasikan adanya masalah pada kinerja pegawai di Puskesmas menyebabkan kekurangan dalam memberikan pelayanan. Untuk itu perlu dilakukan pengukuran tingkat produktivitas kinerja karyawan Puskesmas Ulu Siau agar bisa diminimalisir dampak terhadap komplain dan tingkat kepuasan layanan. Pengukuran produktivitas dilakukan dengan menggunakan metode OMAX (Objective Matriks). Tujuan dalam penelitian ini adalah mengukur seberapa besar tingkat produktivitas karyawan serta dapat memberikan rekomendasi terhadap perbaikan kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat produktivitas yang masih rendah, dengan indeks produktivitas 0,47 atau 47%. Angka ini mengindikasikan bahwa Puskesmas belum optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan. Analisis menunjukkan bahwa beberapa kriteria perlu ditingkatkan, terutama kriteria 2, 5, 6 dan 7 yang masih di bawah standar.
2. Penerapan Machine Learning untuk Pencarian Pelanggan Loyal Berpotensi Menggunakan Metode Python Pandas Seaborn
Yustina Tritularsih, Hoedi Prasetyo
Abstrak
Kunci kesuksesan berbisnis agar target penjualan tercapai dengan menjaga kepercayaan dan minat daya beli konsumen untuk tetap menjadi pelanggan setia. Salah satu faktor penunjangnya di bidang pemasaran yaitu dengan cara memprediksi untuk pencarian pelanggan loyal berpotensi. Untuk membangun model tersebut, perlu data demografi, sosial, transaksional, metrik perilaku, dan fitur pendukung lainnya. Masalah utama yang terjadi saat ini terbatasnya bagian pemasaran memiliki data pelanggan dan hanya mengandalkan informasi yang disediakan oleh sistem ERP yang sebagian besar datanya berorientasi transaksional. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengusulkan kombinasi analisis RFM (Recency, Frequency and Monetary) dan algoritma machine learning untuk memprediksi potensi pelanggan berdasarkan sebagian besar data transaksional. Dataset diambil dari sistem ERP perusahaan sheet metal di PT.ABC. Skor RFM dihitung untuk setiap pelanggan dalam jangka waktu 6 bulan sebelum tanggal akhir pemeriksaan. Nilai target untuk model prediksi ini adalah metrik pelanggan berpotensi yang menunjukkan apakah pelanggan telah melakukan transaksi dalam 6 bulan ke depan setelah analisis RFM atau tidak. Eksperimen dilakukan dengan metode Python Pandas Seaborn. Hasil menunjukkan batasan skor dan metrik RFM menggunakan algoritma machine learning, perusahaan dapat memprediksi pelanggan loyal berpotensi. Skor terbaik ditunjukkan pelanggan platinum cenderung berbelanja lebih sering dan lebih banyak berbelanja dibandingkan pelanggan lain.
3. Analisis Pengelolaan Sampah Dalam Pengembangan Recycle Product Untuk Mewujudkan Sustainable Waste Management
Gunawan Mohammad, Dwi Retna Sulistyawati, Dwi Agus Susila
Abstrak
Barang sisa tidak digunakan oleh pemiliknya disebut dengan sampah. Sebagai barang sisa perlu dilakukan pengelolaan lebih lanjut dengan baik, sehingga tidak mengganggu aktivitas, maupun dampak negatif pada lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, pengelolaan berkelanjutan perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran umum mengenai analisis pemahaman peraturan persampahan yang ada di Desa Krapyak serta mengetahui tingkat kepedulian masyarakat Desa Krapyak terhadap pengelolaan sampah sehingga diharapkan dapat menjadi acuan dan pemetaan oleh Lembaga pengelola sampah Krapyak Bersinar untuk menentukan langkah-langkah strategis dalam melayani masyarakat dan mengelola sampah di Desa Krapyak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rumah tangga di Desa Krapyak pada umumnya belum mengelola sampah lebih lanjut. Sebanyak 67% masyarakat tidak melakukan pengelolaan sampah, meskipun 87% masyarakat / rumah tangga mengerti dan peraturan / kebijakan tentang pengelolaan sampah. Skenario desain sustainable waste management sebagai desain dalam mengelola sampah rumah tangga secara berkelanjutan yang dipilih dimana Pokja “Bersinar” sebagai motor penggerak pemberdayaan, peningkatan kapasitas masyarakat dan kelembagaan tata Kelola sampah di Desa Krapyak.
4. Analisis Quality Control Proses Instalasi Jaringan PT. XYZ Dengan Metode Statistical Quality Control (SQC)
Sheisha Nabila Devindra, Ridho Ananda, Aswan Munang, Khikmatul Aliyah
Abstrak
PT XYZ merupakan perusahaan penyedia infrastruktur jaringan dan jasa konstruksi. Aktivitas perusahaan meliputi pengadaan material berupa kabel fiber optik (FO) dan tiang. Pengadaan material dari vendor masuk di gudang, kemudian di lakukan pengujian quality control (QC) secara acak. Hasil identifikasi quality control ditemukan kecacatan berupa material melebihi standarisasi dengan maksimal adalah 60%. Kecacatan material menyebabkan proses instalasi proyek jaringan tertunda dan pekerjaan tidak selesai tepat waktu. Penelitian bertujuan untuk melakukan proses pengujian material dalam mengetahui faktor yang mempengaruhi kerusakan material. Penelitian menggunakan pendekatan metode statistical quality control (SQC) yang di dalamnya memuat diagram fishbone, check sheet, diagram pareto, dan control chart. Hasil penelitian menunjukan analisis kualitas material tiang tidak sesuaian ketebalan melebihi standar perusahaan sebanyak 165 unit. Material kabel FO pada masalah redaman menjadi perhatian utama utama adalah attenuation sebanyak 79 meter. Faktor-faktor penyebabnya meliputi manusia, lingkungan, metode, dan kualitas material. Penelitian merekomendasikan perbaikan dalam pengawasan, kalibrasi, peningkatan sumber daya manusia, pengecekan rutin, serta perlindungan dan penanganan material yang lebih baik.
5. Implementasi Metode Peramalan Moving Average dan Single Exponential Smoothing dalam Memprediksi Kebutuhan Bearing pada PT XYZ
Taufik Hidayat, Adilla Khairani, Salwa Adisa Putri, Febriyanto
Abstrak
Mengantisipasi permintaan di masa mendatang merupakan tindakan awal yang dilakukan organisasi untuk merancang strategi produksi dan manajemen inventaris. Bearing berfungsi sebagai bahan baku utama dalam proses produksi PT XYZ, dan ketidaktersediaannya dapat mengganggu operasi secara signifikan. Oleh karena itu, peramalan sangat penting untuk memperkirakan kebutuhan di masa mendatang secara akurat. Analisis ini menggabungkan metode peramalan seperti Moving Average (MA) dan Single Exponential Smoothing (SES). Metrik kesalahan yang digunakan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), serta Mean Absolute Percentage Error (MAPE) serta validasi menggunakan teknik Moving Range. Berdasarkan pengumpulan data, analisis, dan evaluasi, metode Single Exponential Smoothing (SES) menghasilkan metrik kesalahan terkecil, dengan MAD bernilai 1.130,71, MSE bernilai 1.768.881,21, dan MAPE bernilai 23,86%. Perhitungan Moving Range (MR) pada angka 1.311,22, dengan Upper Control Limit (UCL) bernilai 3.487,84 dan Lower Control Limit (LCL) bernilai -3.487,84. Produksi yang diramalkan untuk periode berikutnya adalah 6.607 unit, yang mana penggunaan metode ini dapat dipergunakan dalam memperkirakan kebutuhan bearing di masa mendatang.