Manajemen Rantai Pasokan Halal Berbasis Maqasid Syariah untuk Meningkatkan kepercayaan konsumen Sate Ayam H.Tukri
DOI:
https://doi.org/10.32502/integrasi.v11i1.1506Kata Kunci:
Rantai Pasok, Sate Ayam, FGD, Halal dan Maqasid SyariahAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen rantai pasok halal pada usaha Sate Ayam H. Tukri berbasis prinsip Maqasid Syariah serta pengaruhnya terhadap tingkat kepercayaan konsumen Muslim. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan Focus Group Discussion (FGD) dengan pemilik usaha, serta wawancara semi-terstruktur dengan konsumen. Analisis dilakukan terhadap seluruh alur rantai pasok mulai dari pengelolaan bahan baku, pemotongan, pengolahan, penyimpanan, distribusi hingga penyajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip halal pada setiap tahapan rantai pasok telah memenuhi standar syariah terutama dalam aspek pemilihan bahan baku, higienitas alat, pemisahan material, dan kepatuhan terhadap tata cara penyembelihan. Integrasi nilai Maqasid Syariah meliputi hifz ad-din, hifz an-nafs, hifz al-‘aql, hifz an-nasl, dan hifz al-mal terlihat tercermin dalam operasional usaha, mulai dari transparansi proses, perlindungan kesehatan konsumen, hingga pengelolaan produk yang efisien. Wawancara dengan 10 konsumen menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan terhadap kehalalan Sate Ayam H. Tukri. Faktor utama yang mendorong kepercayaan adalah reputasi usaha, kesesuaian proses dengan prinsip syariah, pemilihan bahan baku yang jelas asal-usulnya, serta pengaruh sosial dari rekomendasi keluarga dan lingkungan. Penelitian ini menghasilkan model konseptual manajemen rantai pasok halal berbasis Maqasid Syariah yang dapat diadopsi oleh UMKM kuliner halal lainnya. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan rantai pasok halal yang konsisten merupakan strategi penting dalam membangun kepercayaan dan loyalitas konsumen Muslim.
Referensi
S. Syafira, “Strategi Rantai Pasok Industri Kecil Produk Rendang Tuna Di Kota Padang: Studi Kasus Pada Usaha Rendang Tuna Yonica,” J. Integr. J. Ilm. Tek. Ind., vol. 09, no. 01, 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://jurnal.um-palembang.ac.id/integrasi/article/view/8233
D. Puspita, A. Y. Ridwan, dan N. Novitasari, “Modeling of halal supply chain traceability system at distribution process in the food industry based on SNI 99001:2016 using interpretive structural modelling (ISM) and MICMAC analysis,” AIP Conf. Proc., vol. 2568, no. 1, hal. 50007, Mar 2023, doi: 10.1063/5.0116572.
N. Palmadi Putri Surya, K. Muhammad Nur, N. Agustin Rani, dan W. Bayu, “Analisis Dampak Perspektif Pelaku Usaha Dan Tim RPA Ponorogo Terhadap Implementasi Sertifikasi Halal Menggunakan Structural Equation Modeling (SEM),” J. REKAYASA DAN Manaj. AGROINDUSTRI, vol. 13, hal. 116, Mar 2025, doi: 10.24843/JRMA.2025.v13.i01.p11.
A. Fageh, “Building A Synergy Between The Halal Industry And The Green Industry In The Maqasid Syari’ah Review As The Basis Of Islamic Economics,” J. Islam. Econ. Laws, vol. 5, hal. 139–158, Mar 2022, doi: 10.23917/jisel.v5i1.17034.
R. Febriyanni, “Perkembangan Logistik Halal,” Balanc. J. Ekon. dan Bisnis Islam, vol. 4, no. 1, hal. 21–30, 2023, doi: 10.35905/balanca.v4i1.5185.
S. I. Hilme dan R. M. Raffi, “Maqasid Approach and Shariah Rules Towards Halal Industry,” J. Halal Sci. Ind. Bus., vol. 2, no. 2, hal. 1–14, 2024, doi: 10.31098/jhasib.v2i2.2691.
M. D. Mohd Sirajuddin, “The Objective of Halal Supply Chain: Merging the Shariah Perspective and the Industrial Requirements,” Int. J. Acad. Res. Bus. Soc. Sci., vol. 14, no. 12, hal. 3878–3896, 2024, doi: 10.6007/ijarbss/v14-i12/23772.
S. Hamidifani dan B. Karim, “Analysis of the Application of Halal Certification in the Maqhasid Sharia Perspective on Consumer Confidence in Halal-Certified Msme Products in Bangkalan Regency,” Proceeding Annu. Conf. Islam. Econ. Law, vol. 2, no. 2, hal. 101–114, 2023, doi: 10.21107/aciel.v2i2.251.
M. Syauqillah, A. Rofiq, K. Khusnudin, dan N. Asnawi, “Halal Awareness Behavior of Producers and Consumers from Maqashid Sharia Perspective,” Tasharruf J. Econ. Bus. Islam, vol. 9, no. 1, hal. 89, 2024, doi: 10.30984/tjebi.v9i1.3149.
T. Juniarto, P. P. S. Negara, dan B. Wahyudi, “Pengaruh Kinerja Pemasok Terhadap Kinerja Rantai Pasok Menggunakan Metode Structural Equation Modeling (SEM) pada PT. Tiga Serangkai,” Integr. J. Ilm. Tek. Ind., vol. 6, no. 1, hal. 24–31, 2021, [Daring]. Tersedia pada: http://jurnal.um-palembang.ac.id/integrasi/index
B. Wahyudi, S. Agustino, P. Putri, S. Negara, dan A. Mahmud, “Evaluasi Kepuasan Pelanggan terhadap Fitur Aplikasi X Menggunakan Metode Servqual Evaluating Customer Satisfaction with X Application Features Using the Servqual Method,” Integr. J. Ilm. Tek. Ind., vol. 10, no. 02, 2025.
S. H. Muawwanah dan A. Makhtum, “Analisis Persepsi Sertifikasi Halal Pada Pelaku Usaha Kecil Mikro Di Kabupaten Sumenep,” J. BILAL Bisnis Ekon. Halal, vol. 3, no. 2, hal. 140–148, 2022, [Daring]. Tersedia pada: http://ojs.polmed.ac.id/index.php/Bilal/index
E. Sriani, N. Hasanah, dan U. Mustofa, “The Role of Sharia Compliance in Online Shop Applications in Improving Consumers’ Trust,” Iqtishadia, vol. 15, no. 2, hal. 309, 2022, doi: 10.21043/iqtishadia.v15i2.13606.
D. A. Kurniawati dan A. Cakravastia, “A review of halal supply chain research: Sustainability and operations research perspective,” Clean. Logist. Supply Chain, vol. 6, Mar 2023, doi: 10.1016/j.clscn.2023.100096.
D. Utari, M. I. Fasa, dan S. Suharto, “Pengaruh Islamic Branding Dalam Pemasaran Produk Kepada Konsumen Muslim,” Tirtayasa Ekon., vol. 17, no. 2, hal. 177, 2022, doi: 10.35448/jte.v17i2.13604.
H. Aslan, “The influence of halal awareness, halal certificate, subjective norms, perceived behavioral control, attitude and trust on purchase intention of culinary products among Muslim costumers in Turkey,” Int. J. Gastron. Food Sci., vol. 32, hal. 100726, 2023, doi: https://doi.org/10.1016/j.ijgfs.2023.100726.
G. W. Qomaro, “Sertifikasi Halal dalam Persepsi Konsumen pada Produk Pangan di Kabupaten Bangkalan,” Kabilah J. Soc. Community, vol. 3, no. 2, hal. 241–251, 2018, doi: 10.35127/kabillah.v3i2.77.
A. P. Tedjakusuma, H. N. A. Yong, E. Andajani, dan Z. Z. Mohamad, “Intention to purchase halal health supplement online: Lessons learned from the health crisis,” Heliyon, vol. 9, no. 9, Sep 2023, doi: 10.1016/j.heliyon.2023.e19840.
H. D. Faridah, “Sertifikasi Halal di Indonesia: Sejarah, Perkembangan, dan Implementasi,” J. Halal Prod. Res., vol. 2, no. 2, hal. 68–78, 2019.
M. K. Anwar, “Respon Pelaku Usaha Rumah Potong Ayam Terhadap Kewajiban Sertifikasi Halal,” J. Huk. Syariah, vol. 3, no. 1, hal. 27–39, 2020.
S. Chaniago, M. Izza, B. Wijaya, dan F. Rozi, “Implementation of Halal Supply Chain in the Cooperative of Islamic Boarding School: Maqashid Syariah Perspective,” J. Huk. Islam, vol. 22, hal. 57–88, Jun 2024, doi: 10.28918/jhi_v22i1_3.
M. Hasanah dan A. Fahruddin, “Analisis Halal Supply Chain Management (SCM) Dalam Perspektif Maqashid Syariah,” At-Tasharruf J. Kaji. Ekon. dan Bisnis Syariah, vol. 2, hal. 73–80, Okt 2021, doi: 10.32528/at.v2i2.5424.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








