Pengaruh Penerapan Konsep Biophilic pada Kafe Terhadap Emosional dan Kenyamanan Pengguna

Studi Kasus: Kafe di Bandar Lampung

Penulis

  • Salsabila Mayasya University of Lampung
  • Agung Cahyo Nugroho University of Lampung

DOI:

https://doi.org/10.32502/tekstureka.v3iAIP.534

Kata Kunci:

Biophilic, Bandar Lampung, desain kafe, emosional, kenyamanan pengguna

Abstrak

Kafe tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga ruang yang mendukung kenyamanan dan kesejahteraan emosional pengunjung. Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh penerapan konsep biophilic dalam desain kafe terhadap emosional dan kenyamanan pengguna di tiga kafe di Bandar Lampung: Hoffman Lane, Energi Positif, dan Lembah Batu. Konsep biophilic menghadirkan elemen alam, pencahayaan alami, material organik, dan koneksi visual dengan alam, yang dipercaya dapat menciptakan suasana yang tenang dan menenangkan bagi pengguna. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner, observasi, dan studi literatur lalu diolah menggunakan software SPSS dengan berbagai macam uji untuk mengevaluasi hubungan elemen biophilic terhadap tingkat emosional dan kenyamanan pengguna berdasarkan kategori ditiap kafe, rentang usia, pekerjaan, dan gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen biophilic memiliki hubungan positif dengan emosional dan kenyamanan pengguna dan tidak ditemukan perbedaan yang signifikan dalam persepsi berdasarkan kategori semua kategori yang diteliti. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan elemen biophilic yang optimal dalam desain kafe dapat meningkatkan kenyamanan emosional pengguna, terutama untuk kelompok usia yang lebih tua. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk memperhatikan elemen biophilic guna menciptakan ruang yang lebih menarik, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan berbagai kelompok pengguna.

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-23