Strengthening Banyumas Javanese Script Literacy in Ketoprak and Macapat Groups as Agents of Local Cultural Preservation

Authors

  • Sugeng Priyadi Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Arifin Suryo Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
  • Sumiyatun Septiningsih Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
  • Dini Siswani Mulia Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32502/altifani.v6i2.2344

Keywords:

script , Banyumas Javanese, wisdom , script literacy , arts community

Abstract

Pakunden Village, Banyumas District, Banyumas Regency, is a creative-based tourism village. This village has several advantages in the fields of art and traditional food. The art groups owned include the Ketoprak Art Group and the Macapat Art Group. The problem faced is the decline in productivity of ketoprak and macapat works due to the decline in literacy and transliteration of Banyumas Javanese script. This program aims to strengthen the literacy skills of Banyumas Javanese script in ketoprak and macapat art groups so that they can play an effective role as agents of local cultural preservation. This program uses a participatory approach method, namely partners are involved in every activity. The stages of activities that will be implemented include socialization, training, implementation of science and technology, mentoring and evaluation, and program sustainability. The indicator of program success is a minimum of 80% of partner members are able to understand and implement Banyumas Javanese script literacy well. The results of the community service activities showed that 85% of partner members were able to read Banyumas Javanese script, 82.5% of partner members were able to write Banyumas Javanese script, and 80% of partner members were able to transliterate Banyumas Javanese script, all exceeding the 80% target. The evaluation results indicate the need for continued program support to assist partners in strengthening Banyumas Javanese script literacy.

References

Andeska, A., dan Insani, N. H. (2025). Pengembangan Komik Digital Cerita Rakyat Banyumas Beraksara Jawa Berbasis Webtoon bagi Siswa SMA. JP3 : Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik, 11(1), 34–55. https://doi.org/10.26877/jp3.v11i1.23164

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta. (2021). Cara Membaca Aksara Jawa dengan Cepat (artikel beraksara Jawa). https://budaya.jogjaprov.go.id/artikel/detail/820-cara-membaca-aksara-jawa-dengan-cepat-artikel-beraksara-jawa. Diakses pada Juni 2026

Dinas Kebudayaan Kabupaten Banyumas. (2022). Macapat Gagrak Banyumas. http://visitpurwokerto.com/ragam/kesenianbanyumas/item/macapat-gagrak-banyumas. Diakses pada Juni 2026

Istianah, I., dan Surya, M. E. (2021). Terjemah Al-Quran Jawa Banyumasan: Latar Belakang dan Metode Penerjemahan. Alhamra: Jurnal Studi Islam, 2(1), 80–96. https://doi.org/10.30595/ajsi.v2i1.10272

Iswinarno, C. (2013). Macapat Mencari Tempat. Aji Kota Purwokerto. http://ajikotapurwokerto.or.id/2013/04/12/macapat-mencari-tempat/. Diakses pada Juni 2026

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2025). Desa Wisata Pekunden. Jejaring Desa Wisata. https://jadesta.kemenparekraf.go.id/desa/pekunden . Diakses pada Juni 2026

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. (2021). Pedoman Transliterasi Aksara Jawa Latin. https://www.kratonjogja.id/ragam/52-pedoman-transliterasi-aksara-jawa-latin/. Diakses pada Juni 2026

Mulia, D, S., Juanita, dan Purbomartono, C. (2023). Produksi Pakan Ikan di Desa Panembangan Kabupaten Banyumas. Altifani Journal: International Journal of Community Engangement. 4(1). 95–103. https://doi.org/https://doi.org/10.32502/altifani.v4i1.6857

Mulia, D,S., Muryanto, M., Utami, R.F., Saputra, E., dan Priyadi, S. (2024). Peningkatan Kualitas dan Kapasitas Produksi Pakan Ikan Melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna Berbasis Green Economy. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat. 5(4), 1029–1040 https://doi.org/10.33474/jp2m.v5i4.22521

Qur’rotun, N. A. (2025). Cara Menulis dan Membaca Aksara Jawa. detikJatim. https://www.detik.com/jatim/budaya/d-6918920/cara-menulis-dan-membaca-aksara-jawa

Praheto, B, E., dan Utomo, F, B, B. (2020). Metode Transliterasi untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Aksara Jawa di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Jurnal Nalar Pendidikan, 8(1), 23–28. https://doi.org/10.26858/jnp.v8i1.11524

Purnawati, M., dan Sari, N. (2024). Penguatan Literasi Digital Guru Sekolah Dasar Melalui Pelatihan Media Pembelajaran Interaktif. PROFICIO, 5(2), 286–293. https://doi.org/10.36728/jpf.v5i2.3487

Safriana, Fonna, M., Fitri, Z., Sinurat, J. N., dan Nurindah, L. (2024). Pendampingan Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran dan Evaluasi Berbasis HOTS melalui Lesson Study bagi Guru SMP. MEJUAJUA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 209–214. https://doi.org/10.52622/mejuajuajabdimas.v4i2.163

Teguh, Adibah, A, W., and Kalimah, S. (2025). Preserving the Breath of Javanese Culture in the Era of Globalization: Macapat Singing Training for the Ngesti Laras Art Group, Tulungagung. Mangabdi: Journal of Community Engagement in Religion, Social, and Humanities, 2(1), 1–17. https://doi.org/10.31958/mangabdi.v2i1.15346

Verhoeven, L., Voeten, M., and Keuning, J. (2022). Modeling Developmental Changes in Print Tuning in a Transparent Alphabetic Orthography. Frontiers in Neuroscience, 16, 934590. https://doi.org/10.3389/fnins.2022.934590

Widiyono, Y., Setyowati, H., dan Aryanto, A. (2022). Strategi Transliterasi untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca dan Menulis Aksara Jawa bagi Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE), 8(1), 118–125. https://doi.org/10.37729/jpse.v8i1.2062

Winget, M., and Persky, A. M. (2022). A Practical Review of Mastery Learning. American Journal of Pharmaceutical Education, 86(10), ajpe8906. https://doi.org/10.5688/ajpe8906

Zustiyantoro, D., Sakhiyya, Z., Kurniasih, Y., and Aminah, S. (2026). Revitalising an Endangered Language Through Grassroots Traditional Arts Communities: the Case of Javanese Language, Indonesia. International Journal of Multilingualism, 23(1), 340–356. https://doi.org/10.1080/14790718.2025.2519953

Downloads

Published

22-08-2026

How to Cite

Priyadi, S., Suryo, A., Septiningsih, S., & Mulia, D. S. (2026). Strengthening Banyumas Javanese Script Literacy in Ketoprak and Macapat Groups as Agents of Local Cultural Preservation. Altifani Journal: International Journal of Community Engagement, 6(2), 213–222. https://doi.org/10.32502/altifani.v6i2.2344