Intervensi Psikososial sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Mental Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang

Penulis

  • Angeline Mareta Sihite Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Palembang, Indonesia
  • Anindya Syifa Khairunnisa Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Palembang, Indonesia
  • Rheisya Gravitha Maharani Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Palembang, Indonesia
  • Puspita Sari Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Palembang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32502/altifani.v5i3.1149

Kata Kunci:

intervensi psikososial, kesejahteraan mental, warga binaan

Abstrak

Lembaga Pemasyarakatan Perempuan sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan Kementerian Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menyelenggarakan pembinaan kepribadian dan kemandirian, sebagai upaya mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan. Hambatan dalam efektivitas pembinaan dapat disebabkan oleh keterbatasan sarana dan prasarana, perbedaan karakteristik narapidana, serta munculnya tantangan dari sisi psikososial. Individu yang sebelumnya dapat hidup bebas harus melakukan penyesuaian ketika masuk ke dalam Lapas. Kondisi overcrowding tidak hanya menambah tekanan psikologis, juga memperbesar potensi munculnya berbagai permasalahan psikososial, Jika kondisi-kondisi ini tidak segera ditangani, maka tujuan utama pemasyarakatan tentu akan sulit untuk tercapai. Berdasarkan asesmen awal yang dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan survei menunjukkan adanya empat permasalahan psikososial utama pada warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang yang selanjutnya menjadi fokus dari intervensi yang terdiri dari agresivitas, self-compassion, self-acceptance, dan optimisme. Melalui intervensi dini, warga binaan dapat belajar mengelola emosi, menumbuhkan optimisme, mengurangi perilaku agresif, dan mengembangkan sikap welas asih serta penerimaan diri. Keberhasilan pembinaan psikososial tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga memperbaiki kualitas hubungan sosial antar warga binaan, menciptakan lingkungan yang lebih kondusif, serta mendukung tercapainya tujuan pemasyarakatan.

Referensi

Bachri, S., Widodo, P., & Syahtaria, M. I. (2024). Identification of social disasters as non-military threats in correctional institutions and state prisons in Indonesia. Journal of Correctional Issues, 7(2), 256-264.

Beck, J. S. (2011). Cognitive behavior therapy: Basics and beyond (2nd ed.). Guilford Press.

Berger, E. M. (1952). The relation between expressed acceptance of self and expressed acceptance of others. Journal of Abnormal and Social Psychology, 47(4), 778–782.

Bloom, B. S. (1956). Taxonomy of educational objectives: The classification of educational goals. Longman.

Buss, A. H. dan Perry, M. (1992). The Aggression Questionnaire. Journal of Personality and Social Psychology, 63(3), 452-459.

Enright, R. D., & Fitzgibbons, R. P. (2000). Helping clients forgive: An empirical guide for resolving anger and restoring hope. Washington, DC: American Psychological Association.

Fajar, M. M., Pambudhi, Y. A., dan Aspin. (2021). Self-Compassion dan Coping Stress Narapidana Wanita. Jurnal Sublimapsi. 2(3).

Glasser, W. (1998). Choice theory: A new psychology of personal freedom. New York, NY: HarperCollins.

Hamzah, I. & Kumalasari, F. H. (2019). Self-acceptance and significant others as a factor of the resilience of female prisoners with life sentences. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan.

Heizomi, H., Jafarabadi, M.A., Kouzekanani, K., Matlabi, H., Bayrami, M., Chattu, V.K.,

Allahverdipour, H. (2021). Factors affecting aggressiveness among young teenage girls: A structural equation modeling approach. European Journal of Investigation in Health, Psychology and Education, 11, 1350–1361.

Kuswartanti, D. R. (2019). STRES WARGABINAAN LAPAS WANITA KELAS IIA BANDUNG YANG TIDAK PERNAH DIKUNJUNGI. In Search (Informatic, Science, Entrepreneur, Applied Art, Research, Humanism), 18(2), 64-72.

Neff, K. D. (2003). Development and validation of a scale to measure self-compassion. Self and Identity, 2, 223-250.

Noviana, D., & Fitriyani, D. (2020). Penerimaan diri dan kualitas hubungan sosial pada narapidana. Jurnal Psikologi Insight, 4(2), 95–104.

Maharaja, A. A., & Santoso, I. (2025). Efektivitas terapi kelompok dalam menurunkan tingkat stres narapidana di Lembaga Pemasyarakatan. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 4961-4969.

Prasiwi, S. O. Widodo, A. (2024). Cognitive Behavioral Therapy sebagai intervensi dalam mengurangi gejala perilaku kekerasan pasien dengan schizoprenia tak terinci: Studi kasus. Jurnal Keperawatan Jiwa, 12(1), 75-80.

Pratama, E. dan Fauzi, A. (2018). Efektivitas program bimbingan kerja dalam mengembangkan life skill warga binaan penjara. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment.

Putra, A. A., Fitri, S., dan Marjo, H. K. (2025). Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy dalam mereduksi perilaku agresif pada remaja korban kekerasan dalam rumah tangga. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(3), 1816-1832.

Sane R. V. dan Kulkarni, M. (2024). The Impact of Expressive Arts Therapy on Emotional Regulation and Self Compassion among Adolescents. International Journal of Science and Research (IJSR). 13(10), 1739-1744. https://dx.doi.org/10.21275/SR241024185139

Segerstrom, S. C., Carver, C. S., & Scheier, M. F. (2017). Optimism. In The Happy Mind: Cognitive Contributions to Well-Being (pp. 195-212): Springer.

Seligman, M. E. P. (2006). Learned Optimism: How to Change Your Mind and Your Life. New York: Vintage Books.

Sujarwo, S., Buana, A. N. T., dan Marita, M. (2021). Psikoedukasi protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran COVID-19 di Desa Banding Agung. Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 128–145.

Wandri, R. ., Nastasia, K. ., & Mariana, R. (2021). Optimisme Masa Depan pada Narapidana Kasus Pembunuhan ditinjau Berdasarkan Dukungan Sosial dari Keluarga di LAPAS Klas IIA Kota Padang. Psyche 165 Journal, 14(1), 113–120. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v14i1.102

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Sihite, A. M., Khairunnisa, A. S., Maharani, R. G., & Sari, P. (2025). Intervensi Psikososial sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Mental Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang. Altifani Journal: International Journal of Community Engagement, 5(3), 259–268. https://doi.org/10.32502/altifani.v5i3.1149