Respon Masyarakat Terhadap Usaha Budidaya Jamur Tiram oleh Kelompok Shodaqoh Sampah Di Desa Karangsari
DOI:
https://doi.org/10.32502/altifani.v6i1.1212Kata Kunci:
respon masyarakat, budidaya jamur tiram, grup sampah shodaqohAbstrak
Desa Karangsari merupakan salah satu desa yang mengembangkan usaha budidaya jamur tiram melalui Kelompok Shodaqoh Sampah. Keberhasilan usaha ini tidak hanya ditentukan oleh teknis budidaya saja, tetapi juga oleh respon masyarakat terhadap usaha tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis respon masyarakat terhadap usaha budidaya jamur tiram serta mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang berkorelasi dengan respon masyarakat. Respon masyarakat dilihat dari aspek kognitif, afektif, dan konatif. Metode yang digunakan menekankan pada pendekatan partisipatif. Data respon didapatkan melalui FGD, penyebaran kuesioner, dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui kecenderungan respon masyarakat Hasil menunjukkan bahwa respon masyarakat pada aspek kognitif, afektif, dan konatif berada dalam kategori sangat baik. Uji korelasi menunjukkan bahwa faktor usia memiliki hubungan negatif signifikan terhadap respon, sedangkan pendapatan berhubungan positif signifikan. Faktor eksternal, yaitu akses informasi dan dukungan sosial, memiliki pengaruh positif yang lebih dominan terhadap semua aspek respon. Temuan ini menegaskan bahwa keberlanjutan usaha budidaya jamur tiram di Desa Karangsari dapat diperkuat melalui peningkatan akses informasi dan penguatan dukungan sosial masyarakat.
Referensi
Aditya, Neeraj, Jarial, R. S., Jarial, K., & Bhatia, J. N. (2024). Comprehensive review on oyster mushroom species (Agaricomycetes): Morphology, nutrition, cultivation and future aspects. Heliyon, 10(5). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e26539
Araji, A., Sadiyah, F. N., & Astuti, R. S. (2021). Respon Petani Terhadap Usahatani Porang di Desa Babayau, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan. Prosiding Seminar Nasional Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang, 2, 375528.
Dushkova, D., & Ivlieva, O. (2024). Empowering communities to act for a change: A review of the community empowerment programs towards sustainability and resilience. Sustainability, 16(19), 8700.
Fadila, R. N., Purnaningsih, N., & Hapsari, D. R. (2017). Efektivitas Komunikasi Pemasaran Kampung Budaya Sindangbarang Di Desa Pasir Eurih Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor. Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 1(3), 277–286. https://doi.org/10.29244/jskpm.1.3.277-286
Galano, J. A., & Santos, A. R. (2024). Cultivating Prosperity: Unveiling the Economic and Livelihood Potentials of Mushroom Farming in Nueva Ecija, Philippines. International Journal of Agricultural Science, Research & Technology (IJASRT) in Extension & Education Systems, 14(3).
Istiyanti, E., Fivintari, F. R., & Syaftiana, M. (2020). Potential development of oyster mushrooms in the lowlands of Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 423(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/423/1/012037
Khasanah, R., Suwarto, S., & Wijianto, A. (2020). Respons Petani Terhadap Program Asuransi Usaha Tani Padi (Autp) Di Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen. AGRITEXTS: Journal of Agricultural Extension, 44(1), 41. https://doi.org/10.20961/agritexts.v44i1.41881
Kiiza, A., & Byandusya, P. (2023). Environmental, Economic, and Social Benefits of Cultivating the Oyster Mushroom Pleurotus Ostreatus (Jacq.,) P. Kumm. in a Community Organization in Southwest Uganda. International Multidisciplinary Scientific GeoConference: SGEM, 23(5.1), 369-377.
Mensah, E. A., & Acheampong, L. (2023). Motivators and impediments to mushroom commercialisation in Ghana: Implication for policymakers, development partners and extension agents. Heliyon, 9(9).
Maulana, A. K., & Qadariyah, L. (2019). RESPON MASYARAKAT TERHADAP RENCANA PENGEMBANGAN WISATA HALAL DI DESA KAMAL KECAMATAN KAMAL KABUPATEN BANGKALAN (Studi Kasus Masyarakat Kelurahan Kamal Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan). 6(2), 96–109.
Ndayisaba, F., Kansiime, J., & Teuber, R. (2025). A struggle for take-off: farmers’ perspectives on Rwanda's mushroom industry. Agricultural and Food Economics, 13(1), 64.
Panosa, R., Charin, A., Andrian, R., & Budiman, M. A. (2019). RESPON PETANI TERHADAP PROGRAM DESA ORGANIK (Suatu Kasus pada Kelompok Tani Sugihtani, di Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat). Jurnal Social Economic of Agriculture, 8(1), 183–197. https://doi.org/10.26418/j.sea.v8i1.34133
Purwaningrum, J. P., Bhakti, S., & Murrinie, E. D. (2024). Pendampingan Pembuatan dan Penggunaan Aplikasi Instagram sebagai Media Pemasaran bagi Petani Perempuan Jamur Tiram Putih di Desa Kandangmas …. Jurnal Solma, 13(2), 1097–1106. https://ideas.repec.org/a/apn/jsolma/v13y2024i2p1097-1106id15128.html
Rahmawati, N., & Marbudi. (2021). Analysis of Oyster Mushroom Farming in Highlands (A Case Study in Sleman and Temanggung Indonesia). E3S Web of Conferences, 232. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202123201012
Rochman, A. (2015). Perbedaan Proporsi Dedak Dalam Media Tanam. Jurnal Agribisnis Fakultas Pertanian, 11(13), 56–67.
Rosmiah, R., Aminah, I. S., Hawalid, H., & Dasir, D. (2020). BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH (Pluoretus ostreatus) SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN GIZI DAN MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA. Altifani: International Journal of Community Engagement, 1(1), 31–35. https://doi.org/10.32502/altifani.v1i1.3008
Viriato, V., Carvalho, S. A. D. D., Santoro, B. D. L., & Bonfim, F. P. G. (2024). A business model for circular bioeconomy: edible mushroom production and its alignment with the sustainable development goals (SDGs). Recycling, 9(4), 68.
Wan Mahari, W. A., Peng, W., Nam, W. L., Yang, H., Lee, X. Y., Lee, Y. K., Liew, R. K., Ma, N. L., Mohammad, A., Sonne, C., Van Le, Q., Show, P. L., Chen, W. H., & Lam, S. S. (2020). A review on valorization of oyster mushroom and waste generated in the mushroom cultivation industry. Journal of Hazardous Materials, 400(May), 123156. https://doi.org/10.1016/j.jhazmat.2020.123156
Wicaksono, T., Syahrani, S., & Suryani, K. R. (2020). Tingkat Kognitif, Afektif dan Konatif Masyarakat Banjarmasin dalam Membeli Secara Online Berdasarkan Demografis. Inovbiz: Jurnal Inovasi Bisnis, 8(1), 34. https://doi.org/10.35314/inovbiz.v8i1.1296
Widodo, A. S., Mulyono, Setyonugroho, W., Hardin, Qomariyah, P., & Ulum, B. (2025). Teknologi pemanfaatan limbah gergaji kayu dalam pengembangan baglog jamur tiram di Desa Karangsari, Wonosobo. Jurnal SOLMA, 14(1), 1489–1496. https://journal.uhamka.ac.id/index.php/solma/article/view/16920
Widodo, A. S., Sriyadi, S., Wibisana, D. L., Amirullah, G., Qomariyah, P., Suseno, A., ... & Saifan, E. (2025). Peran Partisipasi Perempuan dan Keberhasilan Program Pemberdayaan Agribisnis Jamur Tiram di Desa Karangsari, Kecamatan Sapuran Wonosobo: The Role of Women's Participation and the Success of the Oyster Mushroom Agribusiness Empowerment Program in Karangsari Village, Sapuran District, Wonosobo. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 10(12).
Widodo, A. S., Yudhanto, F., Qomariyah, P., & Ulum, B. (2024). Technology for using wood saw waste in the development of oyster mushrooms in Karangsari Village, Sapuran, Wonosobo, Central Java. BIO Web of Conferences, 137, 1–7. https://doi.org/10.1051/bioconf/202413701004
Zuliansyah, M. A., & Rakhmat, A. (2022). Respon Petani Padi Rawa Lebak Terhadap Rencana Pembentukan Komunitas Estate Padi Di Desa Sungai Dua Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin. Jurnal Prodi Agribisnis, 3(2), 20–30. https://doi.org/10.56869/kaliagri.v3i2.410
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Altifani Journal: International Journal of Community Engagement

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










