Bawang Merah di Pekarangan: Mewujudkan Kemandirian Pangan Desa Tanjung Baru Petai
DOI:
https://doi.org/10.32502/altifani.v5i3.1294Kata Kunci:
Kata kunci: bawang merah, kemandirian pangan, pekarangan rumah, lahan sempit, pertanian urban.Abstrak
ABSTRAK. Tingginya ketergantungan pada hasil panen musiman dan keterbatasan akses pangan berkualitas merupakan tantangan bagi masyarakat agraris di Desa Tanjung Baru Petai, Ogan Ilir. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi tantangan tersebut melalui budidaya bawang merah di pekarangan rumah, dengan fokus pada pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT). Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi, pelatihan teknis budidaya bawang merah dalam polybag, penerapan teknologi sederhana (kompos organik), dan pendampingan berkelanjutan. Melalui pelatihan, masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, mendapatkan keterampilan budidaya secara mandiri di lahan sempit. Program ini diharapkan menghasilkan kebun bawang merah mandiri di pekarangan warga, meningkatkan keterampilan, dan memperkuat kemandirian pangan rumah tangga. Keberlanjutan program didukung oleh pembentukan kelompok tani pekarangan dan pelibatan pemerintah desa untuk replikasi dan diversifikasi tanaman.
Kata kunci: bawang merah, kemandirian pangan, pekarangan rumah, lahan sempit, pertanian urban.
Referensi
Achnopha, Y. (2021). Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Budidaya Sayuran Dengan Sistem Hidroponik Sederhana. Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul), 1(2), 81-88.
Fitriani, N dan Gunawan, H. 2021. Peran Penyuluh Pertanian dalam Mendorong Penerapan Teknologi Pemupukan Ramah Lingkungan. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 17(2), 101–110.
Hasan, S., Aulia, B dan Yudha, T. (2021). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani dalam Ketahanan Pangan di Desa Padaan. Icodev: Indonesian Community Development Journal, 2(1), 35-46.
Hawayanti, E., Aminah, I. S., Syahputra, N., Moelyohadi, Y., Astuti, D. T. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Bawang Merah dengan Polybag di Kelurahan 1 Ilir, Kota Palembang. Altifani Journal: International Journal of Community Engagement, 2(1): 62-67
Hawayanti, E., Sofian, A., Rosmiah, Aminah, I. S., Amir N., Moelyohadi, Y., Fahmi, I. A. (2023). Pemberdayaan Kelompok Tani Melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Kotoran Sapi. Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abditani, 6 (2): 200-203.
Luta, D. A., Sitepu, S. M. B dan Harahap, A. S. (2020). Pemanfaatan Kompos Dalam Pembudidayaan Bawang Merah Pada Pekarangan Rumah Di Desa Tomuan Holbung Kecamatan Bandar Pasir Mandoge. JURNAL PRODIKMAS Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 100-104.
Marlina, N., Rosmiah, R., Aminah, I.S., dan Hawayanti, E. (2020). Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik Hayati di Kampung Talang Jawa Kelurahan Pulo Kerto Kota Palembang. Altifani Journal International Journal of Community Engagement. 1(1):36-39
Syahruddin, A. M dan Astuti, S. (2024). Kontribusi Nilai Ekonomis Lahan Pekarangan Terhadap Ekonomi Rumah Tangga (Studi Kasus Kelompok Wanita Tani). Jurnal Agrososioekonomi dan Penyuluhan.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Altifani Journal: International Journal of Community Engagement

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










