Efektivitas Konseling Kelompok Dalam Meningkatkan Pengelolaan Emosi Warga Binaan di UPTD – RAMPK- Ogan Ilir

Penulis

  • Yeni Anna Appulembang Universitas Sriwijaya
  • Angeline Hosana Zefany Tarigan Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan
  • Indra Prapto Nugroho Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan
  • Rifda Alda Ufaira Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan

DOI:

https://doi.org/10.32502/altifani.v6i1.1486

Kata Kunci:

Konseling kelompok, Pengelolaan Emosi

Abstrak

ABSTRAK. Munculnya PKMS mengindikasikan bahwa masyarakat mengalami masalah yang kompleks. Oleh karena itu, pemerintah memberikan program Rehabilitasi diberbagai daerah dan salah satunya di UPTD – RAMPK Ogan Ilir Sumatera Selatan. Selama di panti sosial warga binaan diberikan pelatihan untuk peningkatan hard skill. Namun masih ditemukan berbagai masalah dalam diri warga binaan yaitu pengelolaan emosi.  Hasil observasi lapangan mengindikasikan bahwa pertengkaran sering terjadi karena perasaan diejek, direndahkan, dan diabaikan pendapatnya oleh rekan-rekan. Setelah dilakukan pretest oleh tim pengabdian kepada masyarakat, ditemukan sebanyak 15 (53,57%) orang warga binaan rendah dalam pengelolaan emosinya. Oleh karena itu, diberikan konseling kelompok. adapun kegiatannya terdiri dari 3 tahapan yaitu (1) pretest, (2) konseling dan; (3) post test dan pemberian psikoedukasi. Pada tahapan Sesi konseling terdiri dari 5 tahap, yaitu: (a) initial stage (b) transition stage i; (c) working stage; (d) termination stage; (e) follow up stage. Berdasarkan hasil analisis data statistik dengan menggunakan uji t sampel berpasangan, ditemukan bahwa terdapat perbedaan skor sebelum dan sesudah pemberian konseling kelompok. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata sebelum konseling kelompok 25,64 dan nilai rata-rata setelah konseling kelompok 26,00. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan paired samole t test diperoleh nilai p 0,00 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan sebelum dan sesudah konseling kelompok.

 

Biografi Penulis

Angeline Hosana Zefany Tarigan, Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan

Nasution, A and Siregar, A. (2024). Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Assertive Training Untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa MTsN  1 Medan. G-Couns:  Jurnal Bimbingan dan Konseling, vol. 8, no. 3, p. 1653–1664

Ariska L, Alamsyah A, Junaidi J. (2021). Implementasi Kebijakan Program Pembinaan Anak Terlantar di Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Dinamika Manajemen dan Kebijakan Publik (DMKP).1(1):10-24.

Siregar, A. (2023). Upaya Meningkatkan Resiliensi Akademik Mahasiswa Prodi BKPI Melalui Layanan Informasi. Biblio Couns: Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan, vol. 6, no. 1, pp. 24-37

Corey. (2021). Group Counseling: An Overview. Journal of Counseling & Development, 93(1), 1- 12

Corey, G. (2016). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy: Ninth Edition. Erford. B. T. (40). Teknik yang harus diketahui setiap konselor. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 40, 40.

Gross, J. J. (2015). Handbook of emotion regulation (2nd ed.). Guilford Press

Madihie, A., dan Jalik, V. A. (2022). Effects of Group Counseling Sessions on Perceived Stress Among Undergraduate Students During COVID19 Pandemic. Educational Guidance and Counseling Development Journal, 5(1), 1-11.

Mooy, M. E., Natalia, M., dan Taneo, J. (2023). The Effectiveness of Reality Group Counseling in Reducing Social Media Dependency. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 5(3), 279-289.

Munir, G., dan Sugiharto, D. Y. P. (2021). The effectiveness of group counseling ability potential response and live modeling techniques to increase self efficacy adaptability of career choice. European Journal of Psychological Research, 8(3).

Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2019). Permensos Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Referensi

Nasution, A and Siregar, A. (2024). Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Assertive Training Untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa MTsN 1 Medan. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, vol. 8, no. 3, p. 1653–1664

Ariska L, Alamsyah A, Junaidi J. (2021). Implementasi Kebijakan Program Pembinaan Anak Terlantar di Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Dinamika Manajemen dan Kebijakan Publik (DMKP).1(1):10-24.

Siregar, A. (2023). Upaya Meningkatkan Resiliensi Akademik Mahasiswa Prodi BKPI Melalui Layanan Informasi. Biblio Couns: Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan, vol. 6, no. 1, pp. 24-37

Corey. (2021). Group Counseling: An Overview. Journal of Counseling & Development, 93(1), 1- 12

Corey, G. (2016). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy: Ninth Edition. Erford. B. T. (40). Teknik yang harus diketahui setiap konselor. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 40, 40.

Gross, J. J. (2015). Handbook of emotion regulation (2nd ed.). Guilford Press

Madihie, A., dan Jalik, V. A. (2022). Effects of Group Counseling Sessions on Perceived Stress Among Undergraduate Students During COVID19 Pandemic. Educational Guidance and Counseling Development Journal, 5(1), 1-11.

Mooy, M. E., Natalia, M., dan Taneo, J. (2023). The Effectiveness of Reality Group Counseling in Reducing Social Media Dependency. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 5(3), 279-289.

Munir, G., dan Sugiharto, D. Y. P. (2021). The effectiveness of group counseling ability potential response and live modeling techniques to increase self efficacy adaptability of career choice. European Journal of Psychological Research, 8(3).

Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2019). Permensos Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29

Cara Mengutip

Appulembang, Y. A., Hosana Zefany Tarigan, A., Prapto Nugroho, I., & Alda Ufaira, R. (2026). Efektivitas Konseling Kelompok Dalam Meningkatkan Pengelolaan Emosi Warga Binaan di UPTD – RAMPK- Ogan Ilir . Altifani Journal: International Journal of Community Engagement, 6(1), 129–135. https://doi.org/10.32502/altifani.v6i1.1486