Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia Melalui Peningkatan Literasi Kesehatan Herbal Berbasis Komunitas di Selangor, Malaysia
DOI:
https://doi.org/10.32502/altifani.v6i1.1496Kata Kunci:
Pekerja Migran Indonesia, Literasi Kesehatan, Obat Tradisional, Edukasi Herbal, SurauAbstrak
Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Shah Alam, Selangor, Malaysia, menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan formal sehingga masih banyak bergantung pada pengobatan tradisional berbasis herbal. Rendahnya literasi mengenai penggunaan herbal yang aman berpotensi menimbulkan kesalahan pemakaian dan interaksi negatif dengan obat modern. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran PMI serta masyarakat sekitar surau terhadap pemanfaatan obat tradisional secara rasional dan berbasis bukti ilmiah melalui pendekatan edukasi berbasis komunitas. Program dilaksanakan selama tiga hari dalam bentuk workshop, diskusi kelompok terarah, serta distribusi booklet edukatif bilingual Melayu–Indonesia yang memuat pengenalan tanaman obat lokal, cara penggunaan yang benar, serta aspek keamanan herbal. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan tingkat pengetahuan dari 45,7% sebelum kegiatan menjadi 97,5% setelah intervensi edukasi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis surau efektif sebagai media diseminasi literasi kesehatan herbal yang kontekstual dan berkelanjutan. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman PMI terhadap penggunaan obat tradisional yang aman, tetapi juga mendorong integrasi kearifan lokal dengan pendekatan farmasi modern. Program ini berpotensi menjadi model pengabdian lintas negara dalam peningkatan literasi kesehatan berbasis herbal bagi komunitas migran dan masyarakat lokal.
Referensi
Abdullah, J. M. (2011). Interesting Asian Plants: Their Compounds and Effects on Electrophysiology and Behaviour. The Malaysian Journal of Medical Sciences : MJMS, 18(4), 1. Retrieved from https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC3328943/
Adenan, A. Z., Kamel, F. M. M., Yaacob, S. S., & Ibrahim, K. (2025). Exploring health-seeking behaviour and healthcare utilization among the Temiar Orang Asli (indigenous people) in Kuala Kangsar, Malaysia. Healthcare in Low-Resource Settings, 13(2), 212–218. https://doi.org/10.4081/HLS.2025.13609
Adiyasa, M. R., & Meiyanti, M. (2021). Pemanfaatan obat tradisional di Indonesia: distribusi dan faktor demografis yang berpengaruh. Jurnal Biomedika Dan Kesehatan, 4(3), 130–138. https://doi.org/10.18051/jbiomedkes.2021.v4.130-138
Bachok, M. F., Yusof, B. N. M., Ismail, A., & Hamid, A. A. (2014). Effectiveness of traditional Malaysian vegetables (ulam) in modulating blood glucose levels. Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition, 23(3), 369–376. https://doi.org/10.6133/APJCN.2014.23.3.01
Chung, Y. S., Choo, B. K. M., Ahmed, P. K., Othman, I., & Shaikh, M. F. (2020). A Systematic Review of the Protective Actions of Cat’s Whiskers (Misai Kucing) on the Central Nervous System. Frontiers in Pharmacology, 11, 692. https://doi.org/10.3389/FPHAR.2020.00692
Fauzi, A., Saifudin, A., Haqqi Hidayatullah, M., Reza Ramadhan, M., Kholifatul Hakimah, W., & Mufidah Maulina, F. (2024). Edukasi Penanganan Limbah Obat dan Limbah B3 Di Kelompok PKK Gonggangan, Bolon, Colomadu, Karanganyar. Abdi Geomedisains, 5(2), 96–105. https://doi.org/10.23917/ABDIGEOMEDISAINS.V5I2.6968
Haryoto, Fadhilah, A., & Fauzi, A. (2025). Pencegahan dan Pengendalian Diabetes Melitus Melalui Pilihan Nutrisi dan Diet Pada Ibu-Ibu PKK Desa Batan, Banyudono, Boyolali. Abdi Geomedisains, 6(1), 51–58.
Hoenders, R., Ghelman, R., Portella, C., Simmons, S., Locke, A., Cramer, H., … Jong, M. (2024). A review of the WHO strategy on traditional, complementary, and integrative medicine from the perspective of academic consortia for integrative medicine and health. Frontiers in Medicine, 11, 1395698. https://doi.org/10.3389/FMED.2024.1395698
Marican, N. D., Hashim, N. A. A. N., Halim, M. H. A., Ali, A. F. M., & Radzi, N. A. M. (2021). Traditional and complementary medicine practice in Malaysia: A comprehensive review of scientific evidences. Journal of Applied Pharmaceutical Science, 11,(4), 001–005. https://doi.org/10.7324/JAPS.2021.110401
Pathak, A., Gupta, A. P., & Pandey, P. (2024). Herbal Medicine and Sustainable Development Challenges and Opportunities. Reference Series in Phytochemistry, Part F3164, 1457–1482. https://doi.org/10.1007/978-3-031-43199-9_48
Rahim, I. A., Mutalib, N. E. A., Raman, S., Mohan, D. S. R., Nordin, A. A., Jawahir, S., … Manual, A. (2026). Determinants of outpatient service use among Orang Asli in Malaysia using Andersen’s Behavioural Model. PLOS One, 21(1), e0340502. https://doi.org/10.1371/JOURNAL.PONE.0340502
Ramzi, M. I. bin, Kosnin, M. H. Bin, Faisal, G. G., Arzmi, M. H., Kusumawardani, A., Sabere, A. S. M., … Ibrahim, O. E. (2021). The effect of eurycoma longifolia jack (tongkat ali) root extract on salivary s. mutans, lactobacillus and candida albicans isolated from high-risk caries adult patients. Pharmacognosy Journal, 13(3), 787–791. https://doi.org/10.5530/pj.2021.13.100
Siti, Z. M., Tahir, A., Farah, A. I., Fazlin, S. M. A., Sondi, S., Azman, A. H., … Zaleha, W. C. W. (2009). Use of traditional and complementary medicine in Malaysia: a baseline study. Complementary Therapies in Medicine, 17(5–6), 292–299. https://doi.org/10.1016/J.CTIM.2009.04.002
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Altifani Journal: International Journal of Community Engagement

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










