Upaya Meningkatkan Kesehatan Mental Di Era Revolusi Industri 4.0 Melalui Psikoedukasi Dan Pendampingan Membangun Konsep Diri Positif Pada Siswa SMP

Penulis

  • Dewi Anggraini
  • Amalia Juniarly Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Indralaya, Indonesia
  • Dini Darmayanti Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Indralaya, Indonesia
  • Rifda Alda Ufaira Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Indralaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32502/altifani.v6i2.1739

Kata Kunci:

psikoedukasi, kesehatan mental, konsep diri

Abstrak

Tema besar dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah upaya meningkatkan kesehatan mental di Era 4.0 melalui psikoedukasi dan pendampingan membangun konsep diri positif pada siswa SMP. Era revolusi industry 4.0 telah membuat perubahan besar pada kehidupan sosial dan emosional remaja, terutama dalam menggunakan gadget, dimana remaja dengan mudah mengakses media sosial, internet dan perangkat digital sehingga dapat mempengaruhi cara remaja melihat dirinya, membandingkan dirinya dengan orang lain serta membangun hubungan sosial. Lebih parah lagi, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pada sendi-sendi moralitas di generasi muda seperti narkoba, free sex, kekerasan yang terjadi antar pelajar atau bullying dan lain-lain, tentu saja ini berdampak pada kesehatan mental remaja usia sekolah. Berdasarkan hal tersebut, maka salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemahaman konsep diri pada remaja. Konsep diri merupakan suatu evaluasi diri berdasarkan hidupnya, penampilannya, akademik dan sebagainya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan psikoedukasi dan juga pendampingan melalui konseling kelompok. Hasil dari kegiatan ini memberikan dampak positif bagi peserta, dimana peserta memahami tentang konsep diri sehingga dapat berperilaku lebih adaptif terhadap teknologi di era digital saat ini. Kemudian, pada sesi konseling kelompok terlihat peserta merasa lebih percaya diri, dan merasa tidak sendiri dalam menghadapi masalah.

Referensi

Asmaida dan Darmayanti, N. (2024). Peran konseling kelompok untuk pengembangan diri siswa: studi literatur. Didaktita: Jurnal Kependidikan. 13(1).607-618.

Astuti, Waluya, S.B., dan Asikin, M. (2019). Strategi pembelajaran dalam menghadapi tantangan era revolusi industri 4.0. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana UNNES.469-473.

Auralia, F.A. (2024). Pengaruh layanan konseling kelompok terhadap penyesuaian diri siswa. Edukatif. 2(1). 80-84.

Daulay, W. (2024). Kesehatan Mental Remaja. Usupress : Art Design, Publisihing & Printing. Universitas Sumatera Utara.

Handayani, E.S. (2022). Kesehatan Mental: Mental Hygiene. Banjarmasin: Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin.

Hurlock, E.B. (1980). Psikologi Perkembangan. Terjemahan oleh Istiwidiyanti & Soediarwo. Jakarta: Erlangga.

Iddris. (2021). Memperkuat karakter siswa dalam menghadapi disrupsi budaya masyarakat di era revolusi industri 4.0. Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam. (5)2. 227-241.

Kasali, R. (2018). Disruption ”Tak ada yang tak bisa diubah sebelum dihadapi motivasi saja tidak cukup” Menghadapi lawan-lawan tak kelihatan dalam peradaban uber. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Komnas Perempuan. (2023). Pengarusutamaan Toleran Aktif: Peran Guru Membangun Generasi Anti Kekerasan dan Diskriminasi Berbasis Agama dan Gender. https://komnasperempuan.go.id/siaran-pers-detail/siaran-pers-komnas-perempuan-memperingati-hari-guru-sedunia-2023. Diakses tanggal 2 Juni 2025.

Kompas.tv. (2021). Kemendikbudristek: Ada Tiga Dosa Besar Pendidikan di Indonesia.https://www.kompas.tv/nasional/233656/kemendikbudristek-ada-tiga-dosa-besar-pendidikan-di-indonesia. Diakses tanggal 2 Juni 2025.

Nur, K.F., dan Ekasari, A. (2008). Hubungan Antara Konsep Diri dengan Kecerdasan Emosional pada Remaja. SOUL. 1(2). 15-31.

Mudjiran. (2007). Perkembangan Peserta Didik. Padang: UNP Press.

Santrock, J.W. (2006). Adolescence (Terjemahan oleh Shinto dan Sherly). Jakarta: Erlangga.

Diterbitkan

2026-07-28

Cara Mengutip

Anggraini, D., Juniarly, A., Darmayanti, D., & Ufaira, R. A. (2026). Upaya Meningkatkan Kesehatan Mental Di Era Revolusi Industri 4.0 Melalui Psikoedukasi Dan Pendampingan Membangun Konsep Diri Positif Pada Siswa SMP. Altifani Journal: International Journal of Community Engagement, 6(2), 143–150. https://doi.org/10.32502/altifani.v6i2.1739