Pemberdayaan Rumah Tangga Berbasis Ekonomi Sirkular melalui Transformasi Limbah Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromaterapi Ramah Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.32502/suluhabdi.v8i2.2664Keywords:
Ekonomi Sirkular, Lilin Aromaterapi, Minyak Jelantah, Pemberdayaan Masyarakat, Pengelolaan Limbah DomestikAbstract
Minyak jelantah merupakan limbah cair domestik yang berpotensi mencemari tanah dan perairan apabila dibuang langsung ke saluran drainase atau lingkungan sekitar. Rendahnya literasi ekologis dan belum tersedianya skema pengelolaan limbah secara mandiri pada tingkat rumah tangga dapat memperburuk permasalahan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan pendekatan ekonomi sirkular melalui alih teknologi tepat guna berupa pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang memiliki nilai guna dan potensi nilai ekonomi. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Community-Based Participatory Action Research (CB-PAR) dengan melibatkan 32 peserta. Pelaksanaan kegiatan mencakup lima tahap, yaitu: (1) asesmen awal, sosialisasi ekologis, dan pre-test; (2) preparasi dan pemurnian minyak menggunakan adsorben; (3) pelatihan formulasi dan pembuatan lilin; (4) pengemasan dan penghitungan nilai tambah ekonomi; serta (5) evaluasi melalui post-test dan pengamatan karakteristik fisik serta kinerja pembakaran produk. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata pemahaman peserta meningkat dari 46,1 pada pre-test menjadi 87,6 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 41,5 poin atau sekitar 90,0% dibandingkan nilai awal. Peserta yang terbagi dalam enam kelompok juga berhasil mempraktikkan proses pemurnian minyak menggunakan arang aktif dan bleaching earth serta membuat lilin aromaterapi dalam wadah berkapasitas 100 ml. Berdasarkan pengamatan sederhana, lilin yang dihasilkan memiliki permukaan relatif rata, tekstur padat pada suhu ruang, nyala relatif stabil, pembentukan jelaga yang terbatas, dan penyebaran aroma yang terdeteksi dalam ruang pengujian. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi lingkungan, teknologi tepat guna, dan kewirausahaan kreatif berpotensi mendukung pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus membuka peluang pengembangan usaha berbasis komunitas.
References
Faryanti, N. A., Antikasari, D., Hanuna, A., & Ayuni, P. I. (2026). Pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi sebagai inovasi ramah lingkungan di Desa Buddagan. Harmoni Sosial: Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat, 3(1), 221–226. https://doi.org/10.62383/harmoni.v3i1.2913
Irawan, G. E. F., Syamsuddin, M., Bahari, V. F., & Suprianto, S. (2024). Utilizing used cooking oil for aromatherapy candle production. Indonesian Journal of Cultural and Community Development, 16(1), Article 1157. https://doi.org/10.21070/ijccd.v16i1.1157
Jeuland, M., Pattanayak, S. K., & Bluffstone, R. (2015). The economics of household air pollution. Annual Review of Resource Economics, 7(1), 81–108. https://doi.org/10.1146/annurev-resource-100814-125048
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. (2020, December 6). Potential energy business from used cooking oil. https://www.esdm.go.id/en/media-center/news-archives/potential-energy-business-from-used-cooking-oil
Kurnia, M., Jefrizal, A. P., Angelina, W. S., Ananda, P. A., Ana, F. J., & Ari, P. L. (2026). Pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi di Desa Sidoagung, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. Jurnal Inovasi dan Pengabdian, 2(1), 58–67.
Ossai, I. C., Hamid, F. S., Aboudi-Mana, S. C., & Hassan, A. (2024). Ecotoxicological effects, human and animal health risks of pollution and exposure to waste engine oils: A review. Environmental Geochemistry and Health, 46(10), Article 416. https://doi.org/10.1007/s10653-024-02198-7
Perdana, B. E. G. (2021). Circular economy of used cooking oil in Indonesia: Current practices and development in Special Region of Yogyakarta. Journal of World Trade Studies, 6(1), 28–39. https://doi.org/10.22146/jwts.v6i1.1541
Petry, T., Vitale, D., Joachim, F. J., Smith, B., Cruse, C., Mascarenhas, R., & Singal, M. (2014). Human health risk evaluation of selected VOC, SVOC and particulate emissions from scented candles. Regulatory Toxicology and Pharmacology, 69(1), 55–70. https://doi.org/10.1016/j.yrtph.2014.02.010
Rice, K., Hand, R., Diop, B., Mejia, A., Mahoney, O., & Seidman, J. (2024). Expanding community-based participatory action research practices to clubhouses through sustainable research activities. Psychiatric Rehabilitation Journal, 47(3), 219
Sari, T. N. (2024). Pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi sebagai solusi limbah rumah tangga di Yayasan Nurul Iman Pematang Gajah. SWARNA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(12), 689–696
Shofiah, N., Siswanto, H. M., Maulani, N. R., & Wicaksono, S. S. (2025). Empowering communities through the sustainable transformation of used cooking oil waste into aromatherapy candles: A holistic approach to waste management. Journal of Community Service and Empowerment, 6(1), 214–222. https://doi.org/10.22219/jcse.v6i1.34459
Smith, K. R., & Pillarisetti, A. (2017). Household air pollution from solid cookfuels and its effects on health. In C. N. Mock, R. Nugent, O. Kobusingye, & K. R. Smith (Eds.), Injury prevention and environmental health (3rd ed., pp. 133–152). The International Bank for Reconstruction and Development/The World Bank.
Suhartina, S. (2018). Studi kualitas fisis minyak jelantah dan efek bagi kesehatan tubuh di Kecamatan Bontonompo [Skripsi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar]
Suharyani, I., Nuriansyah, W. A., Ulfa, S. B., Sopiah, S. S., Akbar, W. R., Naros, D. N., Savira, J., Mursalim, A. H., Ghazany, M. R. A. S., & Hajar, S. (2023). Utilization of waste cooking oil into aromatherapy candles. Community Empowerment, 8(12), 2094–2100. https://doi.org/10.31603/ce.10790
Sutrisno, B. T., Magdalena, I., & Sa’odah. (2026). Utilizing used cooking oil for aromatherapy candle production in green industry programs. Jurnal Elementaria Edukasia, 9(2). https://doi.org/10.31949/jee.v9i2.18284
Thahir, M. T., & Fitriani, I. (2023). Making aromatherapy candles from patchouli oil extract (Pogostemon cablin Benth.) and crude glycerol from used cooking oil. SATERA: Jurnal Sains dan Teknik Terapan, 1(1), 18–26
Wardana, D., Ramadhan, D. S., Fahmi, J., Safitri, W. D., Damanik, W. R., Simamora, A. E., Sigalingging, O. G. A., Manullang, O. P., Rahmadyani, Z., Zubir, M., & Hakim, A. (2025). Sustainable candle production from waste cooking oil and waste lubricating oil. Indonesian Journal of Chemical Science and Technology, 8(2), 270–277. https://doi.org/10.24114/ijcst.v8i2.68733
Widiarsih, D., Hadi, M. F., Hidayat, M., Asnawi, M., & Murialti, N. (2024). Nilai ekonomi limbah minyak goreng jelantah (waste cooking oil). Diklat Review: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Pelatihan, 8(1), 202–209. https://doi.org/10.35446/diklatreview.v8i1.1800
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suluh Abdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Suluh Abdi memberikan akses terbuka terhadap siapapun agar informasi dan temuan pada artikel tersebut bermanfaat bagi semua orang. Semua konten artikel jurnal ini dapat diakses dan diunduh secara gratis tanpa dipungut biaya sesuai dengan lisensi creative commons yang digunakan.
Suluh Abdi : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

